Media sosial lagi-lagi digegerkan dengan istilah baru. Kali ini dari dunia hiburan malam: "Podgeter". Istilah ini meledak setelah seorang DJ ternama, Dinar Candy, angkat bicara lewat Instagram-nya. Ia menyuarakan peringatan keras, bahkan terlihat cukup resah.
Menurut Dinar, benda yang beredar itu sekilas mirip rokok elektrik biasa. Tapi jangan salah, katanya, kandungan di dalamnya jauh lebih berbahaya. Barang ini konon sering ditawarkan di klub-klub malam, dengan iming-iming sensasi "melayang" yang bisa bertahan sampai pagi.
Pengalaman Langsung Dinar: Lihat Sendiri Efeknya
Dinar bercerita, dirinya pernah ditawari barang haram tersebut. Ia menolak mentah-mentah, salah satunya karena alasan kesehatan. Sebagai orang yang rutin boxing, Dinar sangat menjaga kondisi tubuhnya.
Tapi yang bikin ngeri, katanya, adalah melihat efeknya pada orang lain yang memakainya.
Unggahan itu ia posting pada Minggu, 25 Januari 2026. Dinar lalu membeberkan, Podgeter itu singkatan dari Pod Getar. Bedanya dengan vape legal? Cairan atau liquid-nya diduga kuat sudah dicampur zat berbahaya semacam narkoba, atau yang ia sebut "narkocoy". Efeknya gila-gilaan: halusinasi berat sampai kehilangan kontrol diri.
Beda Pod, Vape, dan Si 'Podgeter'
Kehebohan ini bikin banyak orang awam bingung. Apa sih bedanya dengan pod atau vape biasa yang legal? Intinya, Podgeter ini lebih ke penyalahgunaan isinya. Sementara untuk perangkat legal, ada perbedaan teknis yang cukup jelas.
Artikel Terkait
Kanopi Kelurahan Terbang, Lalu Lintas Kereta Yogyakarta-Solo Lumpuh Sementara
Kiai Didin Pertanyakan Niat AS Bentuk Dewan Perdamaian Palestina
Whip Pink, Tren Kuliner yang Berubah Jadi Pembunuh Diam-diam
Generasi AI dan Ilusi Penguasaan: Ketika Pendidikan Kehilangan Martabat Berpikir