ucap Jaja sambil berusaha melepaskan plastik itu dari mata kailnya.
Meski begitu, dia tak sepenuhnya kecewa. Menurutnya, Kali Angke yang alirannya sampai ke Kapuk ini masih menyimpan kehidupan. Berbagai limbah memang bercampur di airnya, tapi beberapa jenis ikan masih bertahan.
"Ada aja tawes ya kadang-kadang, ikan mas,"
katanya.
Di sinilah, bagi warga seperti Okim dan Jaja, kesabaran benar-benar diuji. Menunggu strike itu jadi hiburan sendiri di sela rutinitas. Hasil tangkapan boleh saja tak seberapa, tapi kepuasan saat umpan disambar ikan? Itu yang bikin ketagihan.
Jaja pun tersenyum mengenang. "Pernah lele, (ukuran) se-tangan lah,"
kenangnya tentang salah satu hasil pancingan terbaiknya di kali yang sama.
Artikel Terkait
Korban Penjambret Tewas Sendiri, Pelaku Pengejaran Malah Dijerat Hukum
Tina Talissa Resmi Menikah, Wapres Gibran Hadiri Pesta Pernikahan
Anggota DPRD Kudus Divonis Kerja Sosial, Hukuman Pertama di Era KUHP Baru
Sign: Drama Forensik Lawas yang Jadi Cikal Bakal Thriller Medis Korea