“Kami akan melakukan koordinasi secara masif, terutama di daerah rawan seperti perbukitan dan tanah miring,” imbuhnya.
Di lokasi kejadian, suasana masih mencekam. Pencarian terhadap puluhan warga yang tertimbun terus digenjot. Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, melaporkan bahwa operasi SAR gabungan masih berjalan.
Prosesnya dilakukan manual, mengandalkan tenaga personel gabungan dan anjing pelacak. “Dari 113 warga yang tertimpa longsor, 23 selamat dan sudah kita amankan. Kemudian ada delapan orang ditemukan meninggal dunia dan 82 lainnya masih dalam proses pencarian,” jelas Herman.
Ia menambahkan, seluruh upaya pencarian dan evakuasi ini dikoordinasi langsung oleh sang bupati. Tidak main-main, yang terlibat mulai dari TNI, Polri, BPBD, sampai Basarnas. Mereka berjibaku menembus lumpur dan reruntuhan, berharap menemukan tanda-tanda kehidupan.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Diperpanjang, Damaskus Ambil Alih Kamp ISIS dari Kurdi
Tragedi di Gunung Tidar: Pohon Tumbang Tewaskan Peziarah, Empat Lainnya Terluka
Ayah di Magelang Perkosa Anak Kandung Selama Empat Tahun, Dalih Kerasukan Jadi Modus
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu dan Ribuan Ekstasi di Jakarta-Bekasi