MADRID Suasana di ruang konferensi pers terasa berat. Igor Tudor, sang pelatih Tottenham Hotspur, tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya. Kekalahan telak 2-5 dari Atletico Madrid di leg pertama 16 besar Liga Champions jelas sebuah pukulan keras. Ia pun mengungkapkan isi hatinya kepada UEFA.
"Kita semua lihat apa yang terjadi di lapangan," ujar Tudor, suaranya datar namun tegas.
"Yang penting sekarang adalah melupakan malam ini. Cepat. Fokus kita harus segera beralih ke laga kontra Liverpool di Liga Premier. Baru setelah itu, kami akan memikirkan bagaimana membalikkan keadaan di leg kedua nanti."
Memang, awal pertandingan adalah mimpi buruk bagi Spurs. Tudor dengan jujur menyoroti tiga kesalahan fatal beruntun yang terjadi di menit-menit awal. Blunder itu langsung dimanfaatkan dengan sempurna oleh Atletico, yang membukukan tiga gol cepat.
"Kebobolan tiga kali begitu cepat... situasinya langsung berubah jadi sangat sulit," keluhnya. "Kami dipaksa untuk mengejar ketertinggalan sejak awal, dan itu bukan rencana kami."
Di sisi lain, kemenangan besar ini tak lantas membuat Diego Simeone berpuas diri. Pelatih Atletico Madrid itu tampak waspada ketika berbicara kepada Movistar Plus .
Ia menegaskan bahwa perjalanan masih panjang.
"Kami berusaha keras untuk menciptakan momen-momen positif, dan hasilnya terlihat," kata Simeone.
"Mungkin kami sebenarnya bisa lebih menentukan di babak pertama. Tapi, ini baru pertandingan pertama. Masih ada satu laga lagi di markas mereka, dan kita tahu itu akan jadi pertarungan sengit. Seperti biasa di kompetisi Eropa, tidak ada yang selesai sebelum peluit akhir dibunyikan."
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Start ke-17 di Moto3 Spanyol, Kenangan Comeback 2025 Jadi Modal
PSM Makassar Jadi Batu Sandungan Potensial bagi Persib di Perebutan Gelar Super League
Veda Ega Pratama Start ke-17 di Kualifikasi Moto3 Spanyol, Catat Waktu Lebih Cepat tapi Gagal Bersaing
Pemerintah Makassar Gelontorkan Rp350 Miliar untuk Stadion Untia, Target Rampung 2027