Veda Ega Pratama Start ke-17 di Kualifikasi Moto3 Spanyol, Catat Waktu Lebih Cepat tapi Gagal Bersaing

- Sabtu, 25 April 2026 | 20:30 WIB
Veda Ega Pratama Start ke-17 di Kualifikasi Moto3 Spanyol, Catat Waktu Lebih Cepat tapi Gagal Bersaing

JEREZ Nasib Veda Ega Pratama di kualifikasi Moto3 Spanyol lagi-lagi bikin kita geleng-geleng kepala. Ada secercah harapan, lalu... ya, begitulah. Pembalap muda Indonesia ini harus puas start dari posisi ke-17 di Circuito de Jerez, Sabtu (25/6) kemarin.

Sesi kualifikasi sebenarnya diawali dengan manis. Di Q1, Veda tampil trengginas. Catatan waktunya 1 menit 46,10 detik cuma kalah dari Ruche Moodley. Hasil itu cukup buat dia melenggang ke Q2. Sebuah langkah awal yang menjanjikan, mengingat persaingan di kelas ini memang sengit.

Nah, dari situ, banyak yang mulai berharap. Soalnya, performa Veda di Q1 itu naik drastis dibanding latihan bebas sebelumnya. Kecepatannya mulai ketemu, ritmenya mulai enak. Kepercayaan diri jelas terlihat waktu dia masuk Q2, siap tempur sama pembalap-pembalap top.

Di awal Q2, Veda masih bisa ngikut. Sempat bertahan di posisi keenam lumayan, kan? Posisi start barisan tengah depan bukan mimpi. Tapi, begitulah Moto3. Menit-menit akhir selalu jadi ajang saling tikung catatan waktu.

Para rival mulai tancap gas. Waktu mereka terus membaik. Di situlah masalahnya. Veda, sebaliknya, seperti mentok. Laju peningkatannya mandek. Ia tidak bisa mengimbangi rival yang terus menemukan batas baru.

Ironisnya, catatan waktu Veda di Q2 sebenarnya lebih cepat: 1 menit 45,73 detik. Tapi, karena yang lain juga makin kencang, posisinya justru anjlok ke urutan 17. Ini pelajaran keras: di level ini, sekadar lebih cepat dari diri sendiri belum cukup. Kamu harus lebih cepat dari semua orang.

Di barisan depan, Maximo Quiles jadi yang tercepat. Catatan 1 menit 44,07 detik bikin dia aman di pole. Di belakangnya, ada David Munoz dan Alvaro Carpe. Sementara Brian Uriarte dan Hakim Danish masing-masing di posisi lima dan sepuluh.

Tapi, jangan buru-buru putus asa. Start dari posisi 17 memang bukan mimpi, tapi bukan akhir segalanya. Veda setidaknya sudah membuktikan dia bisa bersaing di Q2. Itu prestasi yang tidak semua pembalap bisa lakukan. Ada potensi di sana, meski masih harus diasah.

Kalau kita lihat perkembangannya, ada progres. Dari sesi latihan bebas sampai kualifikasi, kecepatannya terus naik. Adaptasinya terhadap sirkuit Jerez mulai matang. Hanya saja, konsistensi masih jadi PR besar. Kadang bisa, kadang hilang.

Sekarang, tantangan sesungguhnya baru akan dimulai: balapan utama sepanjang 19 lap. Start dari belakang memang berat. Tapi, Moto3 itu kelas yang kacau balau. Slipstream, duel ban-ke-ban, semuanya bisa terjadi. Posisi bisa berubah drastis dalam satu lap saja.

Yang dibutuhkan Veda sekarang adalah start bersih, strategi cerdas, dan keberanian ambil risiko. Ia sudah beberapa kali menunjukkan kemampuan menyalip yang efektif di seri sebelumnya. Kalau itu bisa diulang, bukan tidak mungkin ia merangsek ke depan.

Lebih dari sekadar teknik, balapan ini bakal ujian mental. Veda harus tetap dingin, tidak terbawa tekanan, dan menjaga konsistensi dari lap pertama sampai lap terakhir. Satu kesalahan kecil di awal bisa berakibat fatal.

Pada akhirnya, hasil kualifikasi ini seperti potret dua sisi. Ada potensi besar yang mulai bersinar, tapi juga masalah konsistensi yang masih menghantui. Jika Veda bisa menyatukan keduanya kecepatan dan kestabilan bukan tidak mungkin ia akan bikin kejutan lagi.

Kini, semua mata tertuju padanya. Dari posisi ke-17, Veda Ega Pratama akan memulai perjuangan. Bukan posisi ideal, tapi ini panggungnya untuk membuktikan bahwa ia pantas diperhitungkan di Moto3.

Hasil Kualifikasi Moto3 Spanyol 2026

  1. Maximo Quiles
  2. David Munoz
  3. Alvaro Carpe
  4. Joel Esteban
  5. Brian Uriarte
  6. Adrian Fernandez
  7. Joel Kelso
  8. David Almansa
  9. Matteo Bertelle
  10. Hakim Danish
  11. Marco Morelli
  12. Valentin Perrone
  13. Scott Ogden
  14. Ruche Moodley
  15. Adrian Cruses
  16. Cassey O'Gorman
  17. Veda Ega Pratama
  18. Rico Salmela

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar