Pasar saham kita tampaknya masih belum lepas dari tekanan. Diperdagangkan Selasa (10/3/2026) nanti, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan koreksinya. Analis MNC Sekuritas menyoroti area 7.140 sebagai level koreksi berikutnya yang patut diwaspadai.
Namun begitu, bukan berarti tidak ada harapan. Area penguatan justru berpotensi muncul di kisaran 7.391 hingga 7.421. Jadi, meski lesu, pergerakannya masih dalam kerangka teknis yang terpantau.
Menurut tim analis mereka, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau dari wave (2) pada label merah.
“Koreksi dari IHSG sudah mencapai area koreksi minimal yang kami sampaikan di 7.391,” ujar analis MNC Sekuritas.
Prediksi ini muncul setelah IHSG ditutup melemah cukup dalam kemarin, anjlok 3,27 persen ke level 7.337. Yang bikin was-was, penurunan itu dibarengi volume jual yang membesar. Untuk hari ini, support diperkirakan di 7.071 dan 7.226. Sementara resistance ada di 7.481 dan 7.712.
Di tengah kondisi itu, MNC Sekuritas punya beberapa rekomendasi saham untuk diperhatikan. Prinsipnya, beli saat lemah atau 'buy on weakness'.
Pertama, ADRO. Saham ini turun 2,08% ke Rp2.350 kemarin. Menariknya, meski turun, ada volume beli yang masuk dan harganya masih bertahan di atas MA20. Analis memperkirakan ADRO sedang dalam bagian dari wave iv dari wave (i) dari wave [iii].
Rekomendasi beli di Rp2.220-Rp2.280. Target harga Rp2.420 dan Rp2.540. Stoploss di bawah Rp2.170.
Artikel Terkait
Rupiah Tertekan Global, Pelemahan Masih Lebih Moderat Dibanding Mata Uang Asia Lain
Menteri Keuangan Tegaskan Harga BBM Subsidi Belum Akan Dinaikkan
Harga Minyak Tembus US$100 per Barel, RATU Lihat Peluang Dongkrak Pendapatan
Wall Street Bangkit dari Tekanan Minyak Berkat Isyarat Perdamaian AS-Iran