Analis Prediksi IHSG Lanjutkan Koreksi, Waspadai Level 7.140

- Selasa, 10 Maret 2026 | 07:15 WIB
Analis Prediksi IHSG Lanjutkan Koreksi, Waspadai Level 7.140

Pasar saham kita tampaknya masih belum lepas dari tekanan. Diperdagangkan Selasa (10/3/2026) nanti, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan koreksinya. Analis MNC Sekuritas menyoroti area 7.140 sebagai level koreksi berikutnya yang patut diwaspadai.

Namun begitu, bukan berarti tidak ada harapan. Area penguatan justru berpotensi muncul di kisaran 7.391 hingga 7.421. Jadi, meski lesu, pergerakannya masih dalam kerangka teknis yang terpantau.

Menurut tim analis mereka, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau dari wave (2) pada label merah.

“Koreksi dari IHSG sudah mencapai area koreksi minimal yang kami sampaikan di 7.391,” ujar analis MNC Sekuritas.

Prediksi ini muncul setelah IHSG ditutup melemah cukup dalam kemarin, anjlok 3,27 persen ke level 7.337. Yang bikin was-was, penurunan itu dibarengi volume jual yang membesar. Untuk hari ini, support diperkirakan di 7.071 dan 7.226. Sementara resistance ada di 7.481 dan 7.712.

Di tengah kondisi itu, MNC Sekuritas punya beberapa rekomendasi saham untuk diperhatikan. Prinsipnya, beli saat lemah atau 'buy on weakness'.

Pertama, ADRO. Saham ini turun 2,08% ke Rp2.350 kemarin. Menariknya, meski turun, ada volume beli yang masuk dan harganya masih bertahan di atas MA20. Analis memperkirakan ADRO sedang dalam bagian dari wave iv dari wave (i) dari wave [iii].

Rekomendasi beli di Rp2.220-Rp2.280. Target harga Rp2.420 dan Rp2.540. Stoploss di bawah Rp2.170.

Lalu ada BKSL. Koreksinya lebih dalam, 9,40% ke Rp106, dengan volume jual yang meningkat. Posisinya diduga sedang pada bagian dari wave [iv] dari wave 3 dari wave (C).

Bisa dipertimbangkan beli di rentang Rp104-Rp106. Targetnya Rp113 dan Rp125. Jika jatuh di bawah Rp102, sebaiknya cut loss.

Saham ENRG juga masuk radar. Tekanan jual masih mendominasi, terlihat dari koreksi 9,04% ke Rp1.660. Ini diperkirakan sebagai akhir dari wave (A).

Strateginya, beli di area Rp1.545-Rp1.630. Target price Rp1.750 dan Rp1.975. Stoploss ketat di bawah Rp1.510.

Terakhir, emiten besar BBRI. Saham bank ini turun 2,72% ke Rp3.570 dengan volume jual yang naik. Koreksinya bahkan menciptakan 'gap' di chart. Posisinya diperkirakan sedang pada bagian dari wave (c) dari wave [ii].

Rekomendasi beli di Rp3.540-Rp3.570. Untuk target, bisa bidik Rp3.640 dan Rp3.760. Batas risiko di bawah Rp3.500.

Jadi, hari ini pasar masih beraroma hati-hati. Tapi bagi yang jeli, koreksi seringkali membuka peluang. Tentu, dengan manajemen risiko yang ketat.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar