Dandhy Laksono Soroti PBNU yang Dikritik Jadi Mesin Politik Kekuasaan

- Senin, 24 November 2025 | 10:00 WIB
Dandhy Laksono Soroti PBNU yang Dikritik Jadi Mesin Politik Kekuasaan

Dandhy Laksono tak sungkan menyampaikan kritik pedasnya. Menurut aktivis itu, elit-elit di tubuh PBNU telah mengubah ormas keagamaan ini menjadi sekadar mesin politik untuk meraih kekuasaan.

"PBNU itu contoh elit-elit ormas agama yang sibuk jadi mesin politik kekuasaan," tulisnya.

Dia melanjutkan dengan nada yang tak kalah keras. Alih-alih fokus membangun kekuatan umat, para elit itu justru hidup dengan cara menempel dan mendukung satu rezim ke rezim lainnya. Yang terjadi kemudian adalah persaingan berebut sisa-sisa kekuasaan.

"Lalu saling berebut remah-remahan," tambahnya melalui akun media sosial @Dandhy_Laksono.

Tak hanya Dandhy, suara senada datang dari warga NU sendiri. Nadzirummubin, melalui akunnya, juga menyampaikan kegelisahan yang mirip. Kritik itu seakan menjadi penanda ada yang tak beres dalam tubuh organisasi tersebut.

Memang, belakangan ini muncul kegelisahan di kalangan anak muda NU. Mereka yang lama merasa muak dengan kondisi ini dinilai perlu mengambil langkah nyata. Situasinya semakin panas, dan desakan untuk perubahan semakin kuat terdengar.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar