Dandhy Laksono tak sungkan menyampaikan kritik pedasnya. Menurut aktivis itu, elit-elit di tubuh PBNU telah mengubah ormas keagamaan ini menjadi sekadar mesin politik untuk meraih kekuasaan.
"PBNU itu contoh elit-elit ormas agama yang sibuk jadi mesin politik kekuasaan," tulisnya.
Dia melanjutkan dengan nada yang tak kalah keras. Alih-alih fokus membangun kekuatan umat, para elit itu justru hidup dengan cara menempel dan mendukung satu rezim ke rezim lainnya. Yang terjadi kemudian adalah persaingan berebut sisa-sisa kekuasaan.
Artikel Terkait
Balai Besar POM Makassar Sita 96.000 Butir Obat Keras Ilegal
Pemkab Bone dan BPVP Bantaeng Gelar Pelatihan Koperasi untuk Seluruh Kecamatan
Gubernur Sulsel Resmi Buka MTQ ke-34, Diikuti 1.044 Peserta
Tiket Konser LANY di Jakarta Dibuka, Harga Mulai Rp850 Ribu