LONDON Gosip transfer mulai menghangat. Nama Cole Palmer kini ramai dibicarakan, dikaitkan dengan kemungkinan pulang kampung ke Manchester, kali ini dengan membela Setan Merah. Pat Nevin, mantan bintang Chelsea, pun angkat bicara soal rumor yang bikin deg-degan fans The Blues ini.
Kekalahan Chelsea akhir pekan lalu bukan cuma soal dua poin yang melayang. Hasil itu menambah beban berat di pundak skuat Stamford Bridge, di tengah perburuan tiket Liga Champions yang makin sengit.
Manchester United, berkat kemenangannya, malah melesak tiga poin di atas Chelsea. Liverpool juga mengintai dari belakang. Posisi keempat jadi rebutan panas.
Nah, situasi ini bikin satu pertanyaan besar mencuat: bagaimana caranya mempertahankan pemain bintang kalau klub gagal masuk Liga Champions? Di Chelsea, semua mata tertuju pada Cole Palmer. Pemain muda brilian yang jadi andalan dan idola suporter.
Tapi model bisnis Chelsea belakangan ini berbeda. Menurut Nevin, klub kini berorientasi pada perdagangan. Mereka beli pemain muda, besarkan namanya, lalu jual dengan harga tinggi. Itu resep mereka.
Dan Palmer bisa jadi korban berikutnya.
“Menurut saya, ini bukan soal ‘apakah Chelsea mau jual’. Mereka pasti akan menjualnya,” tegas Nevin.
“Soal minat United? Sangat mungkin. Soal uang? Bukan masalah besar, pasti bisa disepakati. Chelsea adalah klub pedagang. Mereka beli Palmer dan bisa jual dengan untung besar. Itu yang mereka lakukan,” lanjutnya tanpa basa-basi.
Nevin mengakui, kalau sampai terjadi, fans Chelsea pasti sakit hati. Mereka sangat mencintai Palmer.
“Dan wajar saja. Memang ada kekhawatiran soal konsistensi dan catatan cedera. Tapi ujung-ujungnya, ini bukan tentang klub. Ini tentang Cole Palmer sendiri. Apa dia mau main untuk Manchester United? Hanya itu pertanyaannya. Tak ada yang tahu kecuali dirinya,” papar Nevin.
Dia lalu berbagi cerita. “Saya dengar-dengar, sejak kecil dia memang fans United. Itu daya tarik yang kuat. Kalau lihat perkembangan United belakangan di bawah Michael Carrick, ada stabilitas yang tumbuh. Itu menggoda.”
“Saya sering ke Old Trafford beberapa tahun terakhir. Dulu, kadang susah menonton pertandingan di sana. Suasana terasa… hambar. Tidak buruk, tapi datar saja.”
“Lebih parah dari kemarahan adalah kebosanan. Anda tidak ingin melihat itu di United, mengingat sejarah dan kebesaran klub ini. Liga Premier butuh Manchester United yang kuat,” tegasnya lagi.
Nevin punya harapan untuk manajer interim United. “Saya harap Michael Carrick dapat kontrak jangka panjang. Saya rasa dia dan stafnya sudah tunjukkan kemampuan bangkitkan klub. Mereka layak dapat kesempatan sampai musim depan, apapun hasil akhir musim ini.”
“Apakah itu cukup untuk menggoda Palmer? Saya tidak akan terkejut kalau iya,” tutup Nevin.
Artikel Terkait
Alwi Farhan Incar Balas Dendam ke Alex Lanier di Semifinal Singapura Open 2026
Persib dan Borneo FC Resmi Wakili Indonesia di Piala Klub ASEAN 2026/2027, Persija dan Persebaya Tersingkir
FIFA Jatuhkan Sanksi Larangan Registrasi Pemain ke Persib Bandung
Persib Bandung Kena Sanksi Larangan Registrasi Pemain Baru FIFA Imbas Sengketa Kontrak Luis Milla