Jadwal Salat 21 Ramadan 1447 H di Medan, Imsak 05:09 WIB

- Rabu, 11 Maret 2026 | 05:20 WIB
Jadwal Salat 21 Ramadan 1447 H di Medan, Imsak 05:09 WIB

Bagi warga Medan dan sekitarnya yang sedang menjalankan ibadah puasa, berikut jadwal salat untuk Rabu, 11 Maret 2026 atau 21 Ramadan 1447 H. Jadwal ini mengacu pada ketetapan resmi Kemenag RI untuk wilayah tersebut.

Mari kita simak waktu-waktu pentingnya. Imsak akan jatuh pada pukul 05:09, memberi jeda sepuluh menit sebelum Subuh yang dimulai pukul 05:19. Matahari terbit sekitar pukul 06:30, diikuti waktu Duha di 06:57. Siang hari, waktu Zuhur tiba pukul 12:39, sementara Asar dimulai pukul 15:50. Saatnya berbuka puasa nanti, Magrib akan berkumandang di 18:41. Malamnya, Isya dilaksanakan pukul 19:49.

Nah, tanggal 21 Ramadan ini sendiri masuk dalam fase sepuluh malam terakhir bulan suci. Momen yang sangat dinantikan, karena di sinilah Lailatul Qadar dipercaya turun.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda:

"Carilah malam Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh terakhir Ramadan." (HR Al-Bukhari).

Jadi, malam-malam ganjil seperti ke-21, 23, dan seterusnya patut mendapat perhatian khusus. Tapi, bagaimana sih tanda-tanda seseorang yang dirahmati sehingga mendapatkan malam mulia itu?

Ulama ternama, As-Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki, pernah menguraikan beberapa cirinya. Menurut beliau, ada delapan tanda yang bisa dirasakan seorang mukmin.

Pertama, hatinya terasa lembut dan mudah tersentuh. Kedua, ia menjadi lebih mudah menangis, terutama karena mengingat kebesaran Allah. Tanda ketiga adalah penyesalan yang mendalam atas dosa-dosa yang pernah dilakukan.

Selanjutnya, rasa malu yang besar kepada Allah Subhanahu wa ta'ala juga menjadi pertanda. Tidak ketinggalan, kerinduan yang mendalam kepada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.

Di sisi lain, orang tersebut akan merasakan ketenangan dan kelapangan dada yang jarang ia rasakan sebelumnya. Semangat beribadah dan beramal salehnya pun bertambah begitu saja, tanpa paksaan. Dan yang terakhir, adalah kerinduan yang tulus untuk berjumpa dengan Sang Pencipta.

Intinya, malam ini dan malam-malam ganjil selanjutnya adalah kesempatan emas. Mari kita isi dengan doa dan ikhtiar, berharap bisa meraih keberkahannya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar