Operasi pencarian korban longsor di Gunung Burangrang akan dilanjutkan besok, Minggu. Titiknya ada di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Cuaca yang tak menentu jadi kendala utama, sehingga tim terpaksa menghentikan sementara kegiatan evakuasi hari ini, Sabtu.
Menurut Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, ada upaya khusus untuk mengatasi masalah cuaca ini. Saat berkunjung ke posko pengungsian, dia menyebut rencana modifikasi cuaca sudah digulirkan.
"Memang harus diantisipasi cuaca. Saat ini kami mendapatkan laporan dari Pak Gubernur bahwa modifikasi cuaca akan dilakukan," kata Bima.
Rencananya, teknologi itu akan difokuskan di kawasan Cisarua, terutama di sekitar lokasi longsor. Tujuannya jelas: menciptakan cuaca yang lebih bersahabat agar proses pencarian bisa berjalan maksimal.
"Berpusat di daerah ini agar cuacanya kondusif untuk dilakukan evakuasi warga yang masih belum ditemukan," ujarnya lagi.
Operasi kedua rencananya dimulai pukul tujuh pagi. Bima menegaskan, medan yang masih labil dan berpotensi longsor susulan membuat mereka harus berhati-hati.
"Dan pencarian dihentikan dulu karena medannya tidak memungkinkan, masih rawan, dan akan dimulai besok pagi jam tujuh," tutur Bima.
Dampak bencana ini cukup serius. Hingga saat ini, tercatat 82 orang masih dinyatakan hilang. Sementara itu, sekitar 400 warga lain sudah lebih dulu dievakuasi. Mereka kini ditampung sementara di Kantor Desa Pasirlangu.
Artikel Terkait
45 Dapur MBG di Jombang Berhenti Beroperasi karena Anggaran Habis, BGN Klaim Dana Sudah Cair
Polisi Turun Tangan, Kasus Dompet Hilang yang Viral Libatkan Penjual Siomay Lansia di Sragen Berakhir Damai
Polisi Selidiki Pembunuhan Disertai Perampokan di Cirebon, Perhiasan Emas Korban Raib
BMKG Peringatkan Kemarau Panjang di Sebagian Besar Wilayah Indonesia, Puncak Kekeringan Diprediksi Agustus 2026