- Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)?
- Dan Kami pun telah menghilangkan bebanmu darimu,
- yang memberatkan punggungmu,
- dan Kami tinggikan sebutan (nama)-mu bagimu.
- Maka sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan,
- Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.
- Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain),
- dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.
Di sisi lain, pihak KKP sendiri memastikan akan memenuhi hak keluarga almarhum. Komitmen itu disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal PSDKP, Pung Nugroho Saksono atau yang akrab disapa Ipunk, dalam acara pelepasan tersebut.
“Pak Menteri berpesan untuk putranya, akan diberikan beasiswa sampai perguruan tinggi,” ujar Ipunk.
Tak cuma beasiswa untuk anak, jaminan asuransi juga dipastikan. Bahkan, istri almarhum, Vera, akan direkrut untuk bekerja di institusi yang sama. Langkah ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Setelah prosesi di Jakarta, jenazah Deden Maulana kemudian dibawa ke tanah kelahirannya. Ia disemayamkan untuk terakhir kalinya di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengakhiri perjalanan seorang abdi negara yang gugur di udara.
Artikel Terkait
Indef: Harga Pangan Jelang Ramadhan Lebih Stabil, Pasar Energi Masih Bergejolak
KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong dalam OTT di Bengkulu, 12 Orang Diamankan
Marušić Cetak Gol Telat, Lazio Kalahkan Sassuolo 2-1
Mantan Pj Gubernur Sulsel Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar