Dari Moskow, pesan yang tegas datang dari Vladimir Putin. Presiden Rusia itu menyatakan, negaranya bakal berdiri teguh di samping Iran. Ini disampaikan di tengah memanasnya ketegangan antara Teheran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Janji dukungan itu ia sampaikan lewat ucapan selamat kepada pemimpin baru Iran, Mojtaba Khamenei. Sang ayah, Ali Khamenei, baru saja meninggal dunia setelah serangan gabungan AS dan Israel. Menurut Putin, Rusia takkan pernah meninggalkan Iran sendirian menghadapi tekanan dan agresi militer yang sedang berlangsung.
"Saya ingin menegaskan dukungan kami yang tak tergoyahkan untuk Teheran dan solidaritas terhadap Iran," kata Putin.
Pernyataan resmi dari Kremlin itu menegaskan, Moskow akan tetap menjadi mitra yang bisa diandalkan. Dukungan politik ini, di mata Putin, datang di saat yang tepat.
Di sisi lain, Putin juga melihat jabatan baru Mojtaba Khamenei ini penuh tantangan. Terutama saat Iran sedang berada di bawah tekanan militer dari luar negeri.
"Tidak diragukan lagi tugas Anda di jabatan tinggi ini akan membutuhkan keberanian dan dedikasi yang tinggi," ucapnya lebih lanjut.
Putin tampaknya yakin, Mojtaba bisa meneruskan kepemimpinan ayahnya. Ia juga diharapkan mampu menjaga persatuan nasional Iran di tengah situasi yang pelik ini.
Perlu diingat, Mojtaba kini adalah Pemimpin Tertinggi Iran yang ketiga. Ia menggantikan Ali Khamenei yang memimpin negeri itu selama 37 tahun sebelum wafat akhir Februari lalu di usia 86 tahun.
Di kubu Iran sendiri, respons pun datang. Presiden Masoud Pezeshkian menyebut pengangkatan Mojtaba sebagai langkah krusial. Menurutnya, ini penting untuk memperkuat persatuan nasional, terutama ketika tekanan dari luar semakin menjadi-jadi.
Jadi, pesannya jelas. Di panggung geopolitik yang makin panas ini, Rusia memilih untuk mempererat barisan dengan Iran. Sebuah sinyal solidaritas yang kuat, sekaligus peringatan bagi pihak lain.
Artikel Terkait
The Super Mario Galaxy Movie Tembus Satu Miliar Dolar AS di Box Office Global
OJK: Program Penjaminan Polis Jadi Fondasi Baru Perlindungan Pemegang Polis
Joey Pelupessy Akui Duet dengan Ivar Jenner di Lini Tengah Timnas Indonesia Mulai Tumbuh
Trump Klaim Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache AS di Selat Hormuz, Dua Pilot Selamat