Jakarta diguyur hujan sejak pagi buta. Nampaknya, ini bukan sekadar hujan biasa. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja mengeluarkan peringatan dini: waspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat hari ini, Selasa 10 Maret 2026. Pemicunya? Sebuah bibit siklon tropis yang terpantau bergerak di Samudera Pasifik, tepatnya di utara Papua.
Menurut sejumlah saksi di pos pemantauan, sistem atmosfer ini berpotensi bangkitkan aktivitas hujan di berbagai daerah.
Bibit siklon yang dijuluki 95W itu dilaporkan memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 20 knots. Tekanan udaranya minimum, di angka 1.006 hPa, dengan arah gerak menuju timur laut. Meski terdengar seram, kabar baiknya peluangnya untuk berkembang jadi siklon tropis penuh dalam dua hari ke depan masih terhitung rendah. Jadi, belum perlu panik berlebihan.
Namun begitu, pengaruhnya sudah terasa. Sistem ini memicu terbentuknya "low-level jet" di sekitar Samudera Pasifik utara Papua. Efek domino lainnya adalah terbentuknya daerah pertemuan angin yang memanjang, mulai dari Samudera Pasifik utara Halmahera hingga ke wilayah utara Papua Barat. Kondisi seperti inilah yang biasanya jadi pabrik awan hujan.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong dan 6 Orang Lain dalam OTT Dugaan Suap Proyek
Pakistan Berlakukan Kerja 4 Hari dan Perpanjang Libur Sekolah Imbas Lonjakan Harga Minyak
Alisson Absen, Liverpool Hadapi Galatasaray Tanpa Kiper Utama
Harga Mobil Listrik Diprediksi Melonjak Puluhan Juta Rupiah pada Maret 2026