Di sisi lain, ada calon presiden lain yang track record-nya jernih. Selama jadi pejabat publik, dia dikenal selalu menepati janji. Sosok yang terkenal penyayang guru dan berkomitmen mengangkat nasib mereka. Tapi anehnya, justru dia yang tidak dipilih.
Saya jadi heran. Benar-benar heran dengan pola pikir sebagian warga kita.
Semakin bombastis dan muluk janji yang diucapkan, justru semakin dipercaya. Seolah-olah realismenya hilang begitu saja. Lucu, sekaligus miris.
(AL FATIN)
Artikel Terkait
Kisah Kezia Syifa dan Sosok AI yang Mengabdi ke Militer AS
Prabowo di Davos: Ratusan Aturan Usang Dihapus demi Keberesan Hukum
Prabowo di Davos: Perang Terbuka Melawan Korupsi dan Perusakan Hukum
Daan Mogot Tergenang 50 Cm, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total