Di sisi lain, ada calon presiden lain yang track record-nya jernih. Selama jadi pejabat publik, dia dikenal selalu menepati janji. Sosok yang terkenal penyayang guru dan berkomitmen mengangkat nasib mereka. Tapi anehnya, justru dia yang tidak dipilih.
Saya jadi heran. Benar-benar heran dengan pola pikir sebagian warga kita.
Semakin bombastis dan muluk janji yang diucapkan, justru semakin dipercaya. Seolah-olah realismenya hilang begitu saja. Lucu, sekaligus miris.
(AL FATIN)
Artikel Terkait
Mantan Kekasih Diamankan Diduga Tewaskan Mahasiswi di Dumai
Ketua Komisi VIII Tak Sadar Ada Upaya Pengkondisian Pansus Haji oleh Yaqut
Kelme Luncurkan Jersey Timnas Indonesia dengan Teknologi Jacquard dan Emblem Silikon 3D
IHSG Melemah 0,37%, Analis Soroti Potensi Koreksi dan Peluang Penguatan