Pemerintah berjanji memulihkan lingkungan di Sumatera. Ini dilakukan setelah banjir besar melanda wilayah itu November tahun lalu. Langkah konkretnya? Mencabut izin operasi 28 perusahaan yang diduga menjadi penyebabnya. Presiden Prabowo Subianto sendiri yang menandatangani pencabutan izin itu, Selasa (20/1) lalu.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, menegaskan komitmen itu. Menurutnya, fokus utama sekarang adalah mengembalikan fungsi ekosistem yang rusak.
"Rencana ke depannya jelas. Kita akan dorong pemulihan fungsi lingkungan. Tujuannya, agar daya dukung dan daya tampung lingkungan kembali baik," ujar Diaz.
Pernyataan itu disampaikannya dalam jumpa pers di Kantor KLH, Jakarta Selatan, Rabu (21/1).
Di sisi lain, upaya pemulihan ini tidak sederhana. Rosa Vivien Ratnawati, Sekretaris Utama KLH, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menggencarkan Kajian Lingkungan Hidup Strategis atau KLHS. Kajian ini penting untuk memetakan kerusakan.
Artikel Terkait
Jenazah Pertama Korban Jatuhnya Pesawat di Bulusaraung Akhirnya Teridentifikasi
Ironi di Balik Meja Rapat: Gaji Pengantar Bantuan Lebih Tinggi dari Guru Honorer
Jembatan Gantung Ambruk, Lima Pelajar Tercebur ke Sungai Cilangkap
Mobil Hantu di Tol Cikampek, Ternyata Sopir Tewas di Balik Kemudi