Bisa Jadi Pesaing?
Di sisi lain, rencana pembentukan BoP ini menuai beragam tafsir. Sejumlah pengamat malah melihatnya berpotensi menjadi pesaing bagi Dewan Keamanan PBB (DK PBB). Selama ini, DK PBB dianggap sebagai entitas global paling berpengaruh pasca Perang Dunia II.
DK PBB punya 15 anggota. Lima di antaranya adalah anggota tetap China, Prancis, Inggris, Rusia, dan AS yang punya hak veto. Sepuluh sisanya adalah anggota tidak tetap yang dipilih secara bergiliran.
Munculnya BoP ini tak lepas dari situasi. Pengaruh PBB sendiri dinilai sedang menurun, terutama setelah pemotongan anggaran besar-besaran oleh pemerintahan Trump dan beberapa negara donor lainnya. Inisiatif baru seperti BoP pun muncul, mencoba mengisi celah yang ada.
Artikel Terkait
Sutoyo Sindir Homo Eggiensis: Restorative Justice atau Pertunjukan Kekuasaan?
Hijab dan Seragam AS: Dilema WNI di Garda Nasional Amerika
Transjakarta, MRT, dan LRC Catat Rekor 461 Juta Penumpang di 2025
Desa di Balik Hutan: Pemerintah dan DPR Bahas Nasib Ribuan Kampung Tertinggal