MediaMIND 2025 Catat Rekor Partisipasi, Buktikan Minat Publik pada Sektor Tambang Kian Menguat

- Selasa, 09 Desember 2025 | 13:15 WIB
MediaMIND 2025 Catat Rekor Partisipasi, Buktikan Minat Publik pada Sektor Tambang Kian Menguat

Kompetisi MediaMIND 2025 akhirnya usai. Proses penjurian final telah selesai digelar, menandai penutupan ajang yang kini memasuki tahun keempatnya. Yang menarik, tahun ini justru terjadi lonjakan partisipasi yang cukup tajam. Ini jelas menunjukkan satu hal: perhatian masyarakat terhadap dunia pertambangan dan langkah-langkah strategis Grup MIND ID ternyata makin besar.

Angkanya berbicara sendiri. Sebanyak 794 karya masuk ke panitia, naik signifikan dari tahun lalu yang hanya 603 karya. Peningkatan sekitar 32% ini, kalau dirinci, paling banyak disumbang dari kategori publik dan mahasiswa. Konten media sosial jadi primadona. Tren ini seolah mengonfirmasi bahwa keterlibatan publik secara aktif justru memberi warna dan nilai lebih bagi industri.

Di sisi lain, ada satu kategori yang pertumbuhannya mencolok: infografis. Ini bukan kebetulan. Tren ini menggambarkan bagaimana media sekarang lebih kreatif menyajikan fakta. Visual yang menarik, padat informasi, dan mudah dicerna memang sedang digemari.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, tak bisa menyembunyikan apresiasinya. Ia melihat antusiasme peserta sebagai bukti kesuksesan MediaMIND bukan cuma sebagai lomba, tapi juga sebagai ruang dialog yang hidup antara industri, media, dan masyarakat biasa.

"Kenaikan jumlah karya menunjukkan bahwa kepedulian publik terhadap masa depan sektor pertambangan begitu tinggi. Ini bukan hanya angka, tetapi energi kolektif yang mendorong kami untuk terus bergerak maju membangun masa depan,"

ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (9/12/2025).

Pihaknya, lanjutnya, berkomitmen penuh menjaga kredibilitas ajang ini. Transparansi dan inklusivitas jadi kunci. Semua karya yang masuk, katanya, diperiksa oleh dewan juri independen yang berisi nama-nama mumpuni dari berbagai latar jurnalis, kreator, hingga profesional.

"Kami berharap MediaMIND bukan hanya melahirkan karya terbaik, tetapi juga semakin memperkuat literasi yang positif, konstruktif, dan memberdayakan bagi masa depan Indonesia,"

tutup Pria Utama.

Untuk diketahui, kompetisi ini resmi ditutup Senin (8/12) lalu. Jajaran juri finalnya pun tak main-main. Ada Budi Setyarso dari Tempo Media Group, Wahyu Daniel dari CNBC Indonesia, dan Maria Yuliana Benjamin dari Bisnis Indonesia. Lalu ada juga Arief Suditomo dari Metro TV Group serta fotografer senior Arbain Rambey. Sementara untuk kategori publik dan media sosial, Grace Natalie (Komisaris Independen MIND ID), Yudhis Thira (Tangan Belang), dan Cania Citta (Malaka) yang bertugas menilai.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar