Oleh: Ibnu Sina
TVRINews, Kabupaten Tapin
Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Tapin menemui satu strategi baru. Kali ini, sasarannya adalah para remaja. Pemerintah setempat baru saja menggelar kampanye pencegahan perkawinan anak, yang menyasar langsung pelajar SMA dan sederajat di wilayah itu.
Acaranya sendiri dikemas cukup santai, lewat buka puasa bersama. Tujuannya jelas: membangun komitmen dan mengajak masyarakat berpartisipasi mencegah pernikahan dini. Dengan cara ini, diharapkan para pelajar bisa lebih fokus menyelesaikan pendidikan minimal 12 tahun sebelum memikirkan mahligai rumah tangga.
Menurut Kepala DP3A Kabupaten Tapin, Hj. Marsidah, program ini adalah bagian tak terpisahkan dari langkah pencegahan stunting.
Artikel Terkait
Persita Tangerang Hajar Madura United 4-1 di Lanjutan Liga Super
Presiden UEA Tegaskan Negara Bukan Target Mudah di Tengah Eskalasi Konflik
BPBD DKI Naikkan Status Pintu Air Pasar Ikan ke Siaga 2 Usai Hujan Deras
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Setelah Enam Tahun Berjuang Melawan Kanker Ginjal