Gempita Oscar dan Duka Keluarga: Satu Hari Penuh Cerita di Layar dan Kehidupan

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 09:24 WIB
Gempita Oscar dan Duka Keluarga: Satu Hari Penuh Cerita di Layar dan Kehidupan

Jumat kemarin (23/1), berita-berita hangat memenuhi linimasa. Ada yang bikin kagum, ada pula yang bikin trenyuh. Dari dunia glamor Hollywood hingga kabar duka di tanah air, semua menyita perhatian.

Film 'Sinners' Hancurkan Rekor Nominasi Oscar, Bikin Sejarah!

Ryan Coogler pasti sedang di atas angin. Film horor epik karyanya, "Sinners", baru saja mencetak sejarah luar biasa di Academy Awards ke-98. Bagaimana tidak? Film vampir bernuansa blues dengan latar era Jim Crow itu memborong 16 nominasi sekaligus!

Angka fantastis itu secara resmi mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang tiga film legendaris: "All About Eve", "Titanic", dan "La La Land". Mereka masing-masing 'hanya' dapat 14 nominasi.

Hebatnya lagi, "Sinners" masuk di hampir semua kategori bergengsi. Mulai dari Film Terbaik, Sutradara Terbaik, sampai Skenario Terbaik. Michael B. Jordan pun akhirnya pecah telur, meraih nominasi Oscar pertamanya sebagai Aktor Terbaik.

Di balik kesuksesan ini, Coogler punya alasan personal yang mendalam. Katanya, film ini adalah sebuah penghormatan untuk mendiang pamannya.

Duka Keluarga Rizal Armada, Bayi dalam Kandungan Berpulang

Sementara di sisi lain, kabar duka datang dari keluarga Rizal Armada. Ia dan sang istri, Monica Imas, harus merelakan kepergian anak keempat mereka, Gameela Az Zahra Putri Pradana. Sang bayi berpulang saat masih berusia 7 bulan di dalam kandungan.

Melalui Instagram Stories, vokalis band Armada itu mengumumkan bahwa jenazah putrinya akan disalatkan usai salat Jumat. Pemakaman direncanakan siang ini di TPU Jombang Zona 1.

Rizal memohon doa dari semua pihak agar prosesi berjalan lancar. Pasangan yang menikah sejak 2018 ini sebelumnya telah dikaruniai tiga anak. Kini, mereka harus menghadapi ujian yang sungguh berat.

Mediasi Ressa-Denada: Ancaman "Aib" Menggantung

Perseteruan Ressa Rizky Rossano dan Denada di Pengadilan Negeri Banyuwangi masih panas. Sidang gugatan perbuatan melawan hukum terkait dugaan penelantaran anak itu kembali gagal mediasi. Penyebabnya? Denada absen lagi.

Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, bersikap tegas. Menurutnya, ini adalah agenda mediasi terakhir.

"Kalau pihak Denada tetap tak tunjukkan itikad baik, sidang akan lanjut ke pemeriksaan pokok perkara," ujar Ronald.

Ia bahkan mengancam akan membongkar 'aib' ke publik jika mediasi benar-benar buntu. Tegang, kan?

Dhena Devanka Bantah Keras Tuduhan Jadi "Orang Ketiga"

Dhena Devanka, mantan istri Jonathan Frizzy, kembali jadi sasaran isu miring. Kali ini, ia dituding sebagai orang ketiga yang merusak rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Wibowo. Dhena langsung geram dan membantah keras lewat Instagram Stories-nya.

Dia mengaku sama sekali tidak kenal, apalagi punya hubungan, dengan Dinna maupun suaminya. Dhena yakin ini adalah fitnah yang disebar pihak tak bertanggung jawab untuk menjatuhkan namanya.

"Saya cuma ingin hidup tenang bersama anak-anak," katanya. Ia berharap semua pihak lebih bijak dan berhati-hati dalam menyebar informasi.

Pemeriksaan Doktif Ditunda, Kondisi Kesehatan Drop

Kasus pencemaran nama baik yang menjerat Dokter Samira alias Doktif mengalami penundaan. Pasalnya, saat harus diperiksa di Polres Metro Jakarta Selatan, kondisinya payah. Doktif datang dengan tangan diinfus dan duduk di kursi roda.

Dia mengaku kelelahan dan stres berat. Kuasa hukumnya pun mengajukan permohonan penundaan karena kliennya benar-benar drop.

Menariknya, Doktif bilang stresnya bukan karena statusnya sebagai tersangka. Tapi lebih karena memikirkan nasib Dokter Richard Lee yang justru terancam hukuman lebih berat. Dia juga sempat menyindir pihak lain yang kabarnya mangkir dengan alasan sakit, tapi tanpa bukti fisik.

Pemeriksaan akhirnya ditunda sampai 6 Februari 2026. Setidaknya, ada waktu baginya untuk memulihkan diri sejenak dari hiruk-pikuk kasus yang melibatkan dua dokter ini.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar