"Termasuk di dalamnya, seluas 81.700 hektare berada di Taman Nasional Tesso Nilo di Provinsi Riau,"
tambahnya.
Konferensi pers malam itu dihadiri deretan pejabat tinggi. Mulai dari Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Jaksa Agung Sinitiar Burhanuddin, hingga Menteri ATR Nusron Wahid. Hadir juga perwakilan TNI dan BPKP. Kehadiran mereka menegaskan keseriusan pemerintah dalam masalah ini.
Di akhir pernyataannya, Prasetyo menyampaikan apresiasi.
"Terima kasih kepada Satgas PKH beserta seluruh jajarannya di lapangan yang terus bekerja keras tiada henti. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada rakyat Indonesia yang terus-menerus memberikan dukungan,"
katanya.
Misi ini belum selesai. Satgas PKH akan terus bergerak melakukan penertiban. Tujuannya jelas: memastikan semua perusahaan taat aturan. Tidak ada lagi yang main-main.
"Semua ini kita laksanakan untuk sebesar-besarnya kepentingan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia. Terima kasih,"
tutup Prasetyo mengakhiri konferensi pers yang digelar larut malam itu.
Artikel Terkait
Bupati Pati Tersangka KPK: Saya Dikorbankan, Katanya
KPK Jerat Bupati Pati dalam Kasus Proyek Kereta Rp143 Miliar
Gaji Sopir MBG Lebih Tinggi, Guru Honorer: Miris Hati Saya
Bupati Pati Dijerat Dua Kasus Korupsi, Nilainya Capai Miliaran Rupiah