Setelah perjuangan yang melelahkan, tim SAR akhirnya berhasil membawa turun korban pertama dari pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung. Korban tersebut kini telah berada dengan selamat di Desa Lampeso, Kecamatan Cenrana, Bone. Sebuah titik terang di tengah operasi pencarian yang penuh tantangan.
Korban, seorang laki-laki, sebenarnya sudah ditemukan sejak Minggu siang. Lokasinya cukup mengerikan: tersangkut di pepohonan di dalam jurang, sekitar 200 meter di bawah puncak. Saat itu juga, tim langsung berupaya membawanya keluar.
Namun begitu, alam sepertinya belum berkenan.
"Dari awal sudah mulai diupayakan evakuasi tapi kesulitan karena cuaca dan medan ekstrem," ujar Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar yang juga koordinator misi.
Cuaca buruk dan medan yang benar-benar berat memaksa mereka menghentikan upaya. Personel SAR pun terpaksa bermalam di gunung, berjuang melawan dingin dan kelelahan. Bayangkan saja, evakuasi yang dilanjutkan Senin pagi ternyata memakan waktu jauh lebih lama dari perkiraan.
Artikel Terkait
Panglima TNI Lakukan Rotasi Besar-besaran, Pangdam Jaya Naik Pangkat
Umat Islam Surabaya Masuki 10 Hari Terakhir Ramadhan, Ini Jadwal Imsak Hari Ini
Rekomendasi Wisata Kebun Binatang Keluarga di Makassar Saat Libur Lebaran 2026
Resep Nastar Lembut dan Tips Penyimpanan untuk Sajian Lebaran