Bagaimana Awal Mula Kasus Ini?
Modusnya diduga sudah berjalan sejak April tahun lalu. Tapi anehnya, laporan polisi baru bergulir pada 7 Desember 2025. Ada jeda yang cukup panjang.
Kerugian per korbannya bervariasi, tidak seragam. Ada yang kehilangan puluhan juta.
"[Kerugian korban] bervariasi, ada yang sekitar Rp 40 juta, Rp 60 juta, hingga Rp 80 juta. Ini bervariasi," ujar Budi merinci.
Awalnya, laporan hanya masuk ke Polres Jakarta Utara. Tapi lambat laun, korban yang muncul berdatangan. Jumlahnya kian membengkak.
Menurut Kasatreskrim Polres Jakarta Utara, Kompol Ongkoseno Grandiarso, laporan pertama datang dari seorang korban berinisial SO. Dia dirugikan tidak tanggung-tanggung, hingga Rp 82,74 juta. Dari situlah kasus besar ini mulai terbongkar.
Artikel Terkait
Analisis Telematika: Operasi Gabungan CIA-Mossad di Balik Wafatnya Pemimpin Spiritual Iran
Harga Emas Perhiasan Stabil di Pasar Domestik, Puncak Rp2,6 Juta per Gram
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sebagian Besar Sulsel Sepanjang Minggu
Bahlil Lahadalia Sindir Penambahan Kursi Saat Nuzulul Quran, MUI: Jangan Bikin Candaan Agama