Hingga Minggu (18/1) pagi, harapan untuk menemukan korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep, masih belum terwujud. Letkol Inf Parlindungan Yuandika, Komandan Kodim 1421/Pangkep, mengonfirmasi hal ini dari posko pencarian. Meski serpihan badan pesawat sudah berhasil ditemukan di lereng gunung, tidak ada satu pun tanda-tanda keberadaan kru maupun penumpang.
"Untuk korban, sampai dengan saat ini belum ada tanda-tanda adanya korban," ujar Parlindungan.
Pencarian, kata dia, memang masih terus digenjot. Tim SAR Gabungan sudah diterjunkan sejak pagi. Namun begitu, hasilnya nihil. Tidak ada jejak manusia di lokasi kejadian.
"Baik yang dalam bentuk mayat utuh ataupun dalam bentuk serpihan saat ini belum ada," jelasnya lebih lanjut. "Hanya ditemukan serpihan-serpihan dari pesawat ataupun barang-barang dari pesawat yang meledak itu."
Harapan untuk menemukan selamat tetap digantungkan, meski kecil. Situasi di lapangan, dengan serpihan pesawat yang berserakan, membuat harapan itu terasa berat.
"Kita berharap yang terbaik untuk para korban," harapnya.
Artikel Terkait
Kecelakaan Motor Berujung Maut, Mahasiswa Papua Tewas Ditusuk Teman Sebaya
Banjir Rendam Sepuluh Titik di Bekasi, Ratusan Warga Mengungsi
Tersangka Kasus Ijazah Palsu Tuntut Keadilan Proses Hukum, Sebut Ada Diskriminasi Polda
Satu Korban Ditemukan di Jurang Gunung Bulusaraung, Evakuasi Dihadang Medan Ekstrem