Mengenal APEX: Pemegang Saham Pengendali dan Profil Perusahaan Pengeboran Migas
PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) merupakan emiten yang bergerak di sektor energi, khususnya jasa pengeboran minyak dan gas bumi (migas). Perusahaan ini berstatus sebagai kontraktor pengeboran untuk proyek lepas pantai (offshore) dan darat (onshore) di Indonesia.
Profil dan Sejarah Operasional Apexindo (APEX)
Berdiri sejak 1984, APEX memiliki rekam jejak yang panjang di industri pengeboran nasional. Perusahaan mengoperasikan empat armada rig lepas pantai, yang terdiri dari satu rig jack-up dan tiga rig submersible swamp barges. Untuk operasi darat, APEX didukung oleh enam rig berdaya tinggi.
Pengalaman operasional perusahaan termasuk pengeboran di Blok Mahakam selama lebih dari 30 tahun. APEX telah membangun kepercayaan dari berbagai klien ternama, seperti Pertamina Hulu Mahakam, Petronas, Chevron, VICO Indonesia, dan Total E&P. Ekspansi geografisnya bahkan mencapai kawasan Timur Tengah.
Perjalanan korporasi APEX di bursa efek cukup unik. Perusahaan tercatat sebagai emiten pengeboran pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2002. Kemudian, APEX melakukan delisting sukarela pada 2009, sebelum akhirnya kembali melakukan listing (relisting) pada 2013 setelah terjadi perubahan struktur kepemilikan saham pengendali.
Kontrak dan Kinerja Terkini APEX
Pada Maret 2025, APEX berhasil mengamankan kontrak pengeboran signifikan dari Pertamina Hulu Mahakam. Nilai kontrak ini mencapai US$119,7 juta dengan durasi pengerjaan proyek selama 3,5 tahun di Blok Mahakam.
Struktur Kepemilikan Saham APEX
Berdasarkan data terbaru per 31 Oktober 2025, struktur kepemilikan saham APEX didominasi oleh beberapa entitas berikut:
- PT Aserra Capital sebagai pemegang saham pengendali utama dengan 1,89 miliar saham (53,51%).
- Standard Chartered Singapura memegang 220 juta saham (6,23%).
- Kepemilikan oleh Direksi dan Komisaris secara kolektif berada di bawah 1%.
- Masyarakat Publik memegang 1,32 miliar saham (37,25%).
Adapun penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari kepemilikan saham APEX adalah Irwan Sastrotanojo, Zainal Abidinsyah Siregar, dan Erwin Sutanto. Saat ini, Zainal Abidinsyah Siregar menjabat sebagai Direktur Utama perusahaan.
Kinerja Saham APEX di Pasar Modal
Saham APEX menunjukkan kinerja yang positif. Pada satu sesi perdagangan, saham APEX pernah ditutup menguat 25,65% di level Rp240 per saham. Secara weekly, saham ini bahkan mencetak kenaikan kumulatif sebesar 69,01%.
Dengan portofolio armada yang kuat, sejarah operasional yang solid, dan dukungan dari pemegang saham mayoritas, PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) terus mempertahankan posisinya sebagai pemain kunci dalam industri jasa pengeboran migas di Indonesia.
Artikel Terkait
SOFA Akuisisi 10 Persen Saham Perusahaan Pengelola Sampah Energi Milik Zhejiang Weiming
Jababeka Bagikan Dividen Rp42,31 Miliar, Setara Rp2 per Saham
Pendapatan Non-Tambang PT Dian Swastatika Sentosa Naik Jadi 7,6 Persen, Didorong Bisnis Digital dan Teknologi
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026