Rumah duka itu ramai oleh pelayat. Di tengah suasana haru, dua sosok hadir memberikan penghiburan. Mereka adalah Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, dan Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar. Keduanya menyambangi keluarga almarhum Abdul Kadir, seorang Pegawai Harian Lepas (PHL) pengangkut sampah yang meninggal saat bertugas.
Kunjungan ini bukan sekadar formalitas. Intinya, mereka ingin memastikan langsung bahwa santunan dari program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) benar-benar sampai ke tangan ahli waris. Sebuah bentuk empati, sekaligus bukti nyata perlindungan negara untuk pekerja.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam,” ujar Saiful Hidayat di lokasi.
Dia menambahkan, kehadirannya hari ini adalah untuk memastikan manfaat BPJS Ketenagakerjaan telah diterima. “Tentunya ini sebagai salah satu bentuk kehadiran negara dalam melindungi para pekerja Indonesia,” tegasnya.
Menariknya, laporan kasus ini awalnya masuk lewat jalur tak biasa. Saiful mengungkapkan, informasi pertama justru datang dari pesan langsung (DM) Instagram anak almarhum. “Laporan tersebut langsung saya tindaklanjuti secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan,” katanya. Berkat proses yang dijalankan, santunan pun cair tanpa ada potongan biaya.
Di sisi lain, respons keluarga pun terasa hangat. Ma’anih, sang istri, tak bisa menyembunyikan rasa terima kasihnya.
“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atas pelayanannya yang begitu cepat, ramah, dan transparan,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Polda Riau Resmikan Bengkel Gratis untuk Pengemudi Ojol di Pekanbaru
Dukcapil Peringatkan Warga Waspada Penipuan Aktivasi IKD via Pesan Singkat
Aliran Dana Asing ke SBN Masih Gradual, Investor Global Tunggu Suku Bunga dan Rupiah Stabil
Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Sita Lebih dari 6 Kilogram Ganja di Depok