Sabtu siang itu, langit di atas Gunung Bulusaraung terlihat cerah. Dua pendaki, Reski (20) dan Muslimin (18), baru saja mencapai puncak. Mereka sedang menikmati pemandangan luas yang membentang di bawah, merasa puas atas perjalanan yang mereka lalui. Suasana tenang itu tiba-tiba berubah.
“Kami melihat ada pesawat yang terbang rendah dan menabrak lereng Gunung Bulusaraung, lalu meledak dan terbakar. Kejadiannya sekitar jam 1 siang kemarin,”
kata Reski saat dikonfirmasi pada hari Minggu. Suaranya masih terdengar tercekat saat menceritakan ulang peristiwa mengerikan yang disaksikannya langsung.
Semuanya terjadi begitu cepat. Pesawat ATR 42-500 itu tiba-tiba muncul, meluncur terlalu rendah, dan menghantam sisi lereng yang jaraknya cuma sekitar 100 meter dari tempat mereka berdiri. Mereka terpaku, tidak bisa bergerak. Rasa takut yang luar biasa menyergap, seiring dengan ledakan keras dan bola api yang menyembul dari lokasi tabrakan.
Artikel Terkait
Hands Off Greenland: Warga Nuuk dan Denmark Serukan Kedaulatan di Tengah Dinginnya Politik
KUHAP Baru: Kekuasaan Polisi Menggurita, Perlindungan Warga Tergerus
Pernikahan Sekretaris Pribadi Prabowo Dihadiri Deretan Elite Politik
Krisis Wibawa Guru: Ketika Pendidikan Kehilangan Ruhnya