Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik lewat pernyataan jenaka namun penuh makna saat menghadiri peluncuran 80.081 kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Senin, 21 Juli 2025.
Dalam sambutannya, Prabowo menyisipkan candaan mengenai hubungannya dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Ia mengungkap bahwa sering kali idenya yang berorientasi pada kepentingan rakyat membuat Sri Mulyani harus berpikir keras dalam menyusun anggaran negara.
"Menteri Keuangan setiap kali saya panggil agak stres itu. Apalagi ini idenya presiden ini?" ungkap Prabowo diiringi tawa para tamu yang hadir, termasuk para menteri dan kepala daerah yang memenuhi lokasi acara.
Ia kemudian mencontohkan kebijakan yang menurutnya sangat krusial, yakni penyediaan obat-obatan gratis bagi rakyat miskin.
"Kalau nanti ada dananya khusus untuk rakyat miskin obatnya harus gratis. Kalau ada uangnya," pesan Prabowo kepada Sri Mulyani agar dapat menyiapkan anggaran dana yang diperlukan.
Meski menyadari bahwa beban kerja dan tanggung jawab Menteri Keuangan sangat berat, Prabowo tetap menyampaikan dukungannya kepada Sri Mulyani dengan nada humoris.
"Tapi gak apa-apa Bu ini dia nama Bu Sri Mulyani, jadi harus yang mulia-mulia," ujar Prabowo.
Prabowo meyakini bahwa Sri Mulyani akan dicintai oleh seluruh desa di Indonesia, sementara ia sendiri berseloroh bahwa cukup dirinya saja yang tampil tegas di hadapan publik
"Bu, Ibu akan dicintai seluruh desa di Indonesia. Biar yang galak Presidennya saja," ujarnya, disambut riuh tepuk tangan dan tawa hadirin.
Sumber: rmol
Foto: Presiden RI Prabowo Subianto/Sekretariat Presiden RI
Artikel Terkait
Pedagang Pasar Kalimbu Tolak Relokasi ke Terminal Malengkeri, Desak Pemkot Makassar Tinjau Ulang Tata Kelola
Jelang Fase Gugur Piala Dunia 2026, FIFA Ingin Ubah Aturan Adu Penalti
Pemuda di Makassar Bobol ATM Rp15 Juta Setelah Tebak PIN dari Tanggal Lahir di KTP Korban
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum Usai Terima Dana Rp20 Juta, Diduga Terkait Aksi Mahasiswa