Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong penguatan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah sebagai salah satu strategi meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini dinilai menjadi instrumen penting dalam menyediakan hunian layak bagi kelompok yang selama ini kesulitan mengakses tempat tinggal yang memadai.
Tito menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap warga kecil terlihat dari perluasan cakupan program bedah rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (24/6/2026), ia menyebut program ini sebagai wujud nyata kepedulian presiden yang mungkin tidak banyak terekspos.
"Pak Presiden kita, Pak Prabowo Subianto sangat-sangat peduli dengan rakyat kecil. Ini adalah contoh kecil ya dari kepedulian beliau, yang mungkin nggak banyak terbaca, [yaitu] program bedah rumah," ujar Tito.
Pernyataan itu disampaikan saat ia meninjau pelaksanaan BSPS di Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, pada Selasa (23/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Tito memaparkan data yang menunjukkan jumlah rumah tidak layak huni di Gorontalo masih cukup tinggi dan berkorelasi erat dengan angka kemiskinan daerah.
Menurut Tito, banyak keluarga miskin menghadapi keterbatasan akses terhadap hunian yang layak. Penyelesaian masalah perumahan, kata dia, akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kalau menyelesaikan masalah rumah, itu akan bisa menyelesaikan masalah kemiskinan," katanya.
Di luar aspek pembangunan fisik, pemerintah juga memperkuat kepastian hukum kepemilikan hunian melalui program sertifikasi tanah. Langkah ini dijalankan dengan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memberikan jaminan hak atas tanah bagi penerima manfaat.
Pada kesempatan yang sama, Tito berdialog dengan salah seorang penerima bantuan bedah rumah. Warga tersebut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas bantuan yang diterimanya.
Tito mengaku senang melihat perubahan kondisi rumah penerima bantuan yang kini menjadi lebih layak huni. Ia juga mengapresiasi kerja cepat berbagai pihak, terutama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta kementerian dan lembaga terkait yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.
Artikel Terkait
Bhayangkari Polda Metro Jaya Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Warga Bojongsari Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Kejagung Pulihkan Rp 379 Triliun Aset Negara dari Penertiban Kawasan Hutan
Wanita Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Berpelat Merah di Parkir Terminal 1 Bandara Juanda, Sudah Terparkir Empat Hari
Pemerintah Buka Voting Publik untuk Pilih Logo Resmi HUT ke-81 RI