Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mendalami sejumlah transaksi yang dilakukan oleh mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, dalam perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU). Untuk mengusut transaksi tersebut, penyidik memeriksa saksi dari pihak perbankan dan swasta.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mengklarifikasi beberapa transaksi yang diduga terkait dengan kasus yang menjerat Febrie. "Kemarin ada pemeriksaan terkait beberapa saksi, di antaranya dari pihak perbankan dan swasta. Dalam hal ini, dalam rangka mendalami proses tentang beberapa transaksi-transaksi tadi," ujar Anang kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).
Anang menegaskan, dalam pemeriksaan tersebut penyidik tidak melakukan penyitaan. Mereka hanya meminta klarifikasi terkait bukti transaksi yang telah dimiliki. "Ya enggak (disita), yang jelas ada beberapa transaksi yang kita perlu klarifikasi oleh tim penyidik kepada pihak bank, itu saja," katanya.
Pada hari sebelumnya, Selasa (11/8), penyidik Tim 9 Kejagung telah memeriksa tiga saksi dalam perkara ini, dua di antaranya merupakan pihak perbankan. Sebelumnya, tujuh orang juga telah dipanggil sebagai saksi, termasuk seorang pegawai Bank Indonesia berinisial S.
Febrie Adriansyah telah ditetapkan sebagai tersangka dalam sejumlah perkara. Kasus yang menjeratnya awalnya ditangani Polri, namun kemudian dilimpahkan ke Kejagung. Ia dijerat sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU terkait kasus ASABRI, bersama dengan pengusaha Don Ritto.
Selain itu, Febrie juga menjadi tersangka dalam kasus dugaan TPPU terkait temuan barang bukti berupa 74 kg emas dan uang tunai ratusan miliar rupiah. Dalam kasus ini, Kejagung juga menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka.
Kejagung masih memiliki penyidikan lain yang melibatkan Febrie, yaitu dugaan korupsi di PT Krakatau Steel serta pengadaan batu bara PLTU yang mengakibatkan pemadaman listrik (blackout).
Artikel Terkait
Kejagung Tetapkan Dua Pegawai Pajak Jadi Tersangka Kasus Manipulasi Ekspor Pulp
Kejagung Tetapkan Dua Pejabat Pajak sebagai Tersangka Korupsi Transfer Pricing PT Toba Pulp Lestari
Kejagung Tetapkan Dua Pegawai Pajak sebagai Tersangka Korupsi Transfer Pricing PT TPL
Polisi Naikkan Kasus Kematian Orang Kepercayaan Eks Jampidsus ke Penyidikan