Di sisi lain, simpati tradisional AS terhadap Israel justru mencapai titik terendah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dukungan untuk aksi militer Israel di Gaza pun ikut merosot, mencatat rekor rendah baru di tahun 2025. Suasana hatinya berubah.
Pertanyaan yang kini banyak diajukan warga Amerika sederhana: apakah dukungan pemerintah mereka selama ini sudah berlebihan? Jawabannya, bagi semakin banyak orang, adalah "ya". Mereka merasa AS telah mendukung Israel "terlalu banyak".
Gambaran ini jelas mengherankan banyak pengamat politik. Namun begitu, inilah kenyataan yang terungkap dari jajak pendapat dan data tren terkini. Sebuah pergerakan besar tengah berlangsung, dan dampaknya terhadap lanskap politik Barat masih harus kita tunggu.
Artikel Terkait
ASN Indramayu Ditahan Usai Bantuan Pendidikan Rp1,4 Miliar Dikorupsi
Singapura Bukan Jatuh, Tapi Sedang Ganti Mesin Ekonomi
Isra Mi’raj: Titik Balik Spiritual yang Mengguncang Dunia
Bencana Sumatera Picu Ancaman Baru: Kemiskinan Nasional Melonjak