Gelombang Perubahan di Barat: Suara Publik yang Berbalik
Gaza, dalam beberapa bulan terakhir, ternyata bukan cuma jadi berita utama. Tempat itu telah menjadi katalis, memicu pergeseran opini yang cukup tajam di kalangan publik Barat. Data dari lembaga riset ternama seperti Pew dan Gallup menunjukkan tren yang sulit diabaikan. Pergeseran ini paling kentara di kalangan anak muda Amerika, juga di antara pemilih Demokrat dan Independen.
Anak-anak muda Amerika, misalnya, kini tampil lebih vokal. Mereka jauh lebih kritis menanggapi tindakan Israel dalam perang, dan rasa simpati mereka terhadap pemerintah Israel pun terus menipis. Bahkan, istilah "genosida" kerap muncul dalam diskusi-diskusi mereka. Ini bukan sekadar perasaan sesaat. Angkanya berbicara.
Pandangan negatif terhadap Israel memang sedang naik daun. Yang lebih mencengangkan, pandangan yang "sangat tidak menguntungkan" terhadap negara itu dilaporkan meningkat dua kali lipat sejak tahun 2023. Sebuah lompatan yang signifikan.
Artikel Terkait
ASN Indramayu Ditahan Usai Bantuan Pendidikan Rp1,4 Miliar Dikorupsi
Singapura Bukan Jatuh, Tapi Sedang Ganti Mesin Ekonomi
Isra Mi’raj: Titik Balik Spiritual yang Mengguncang Dunia
Bencana Sumatera Picu Ancaman Baru: Kemiskinan Nasional Melonjak