Udara di Uganda terasa tebal Kamis kemarin. Di hari pemilihan umum itu, jaringan internet tiba-tiba mati total. Keheningan digital ini dibarengi dengan pengetatan aparat keamanan di berbagai titik, sebuah kombinasi yang bikin banyak pihak was-was. Kekhawatiran akan ketegangan politik yang meledak pun tak terhindarkan.
Di tengah situasi itu, Yoweri Museveni diprediksi akan kembali memenangkan kontestasi. Jika benar, ini akan memperpanjang masa pemerintahannya yang sudah nyaris menginjak empat puluh tahun.
Pemerintah punya alasan sendiri untuk memadamkan internet. Mereka bilang ini demi mencegah disinformasi dan hasutan kekerasan yang bisa menyebar cepat. Tapi, langkah ini langsung disambut gelombang kritik. Bahkan PBB angkat bicara, menyebut tindakan itu "sangat mengkhawatirkan".
Museveni yang kini berusia 81 tahun, kali ini menghadapi lawan yang tak bisa dianggap remeh: Bobi Wine. Mantan musisi yang jadi politisi itu punya basis massa yang kuat, terutama di kawasan-kawasan miskin ibu kota Kampala. Wine sendiri sudah sejak lama menuding pemilu ini tak akan adil dan sarat dengan intimidasi.
Artikel Terkait
Prabowo Sebut Semua Masalah Indonesia dari A sampai Z Berasal dari Kekuatan Asing
Bulan K3 Nasional: Antara Seremoni dan Nyawa yang Terabaikan
Hakim Pilih Pengawasan, Laras Faizati Bebas dari Jerat Penjara
APINDO dan KSPSI Desak Perombakan Regulasi, Impor Jadi Dikritik Habis