Udara di Uganda terasa tebal Kamis kemarin. Di hari pemilihan umum itu, jaringan internet tiba-tiba mati total. Keheningan digital ini dibarengi dengan pengetatan aparat keamanan di berbagai titik, sebuah kombinasi yang bikin banyak pihak was-was. Kekhawatiran akan ketegangan politik yang meledak pun tak terhindarkan.
Di tengah situasi itu, Yoweri Museveni diprediksi akan kembali memenangkan kontestasi. Jika benar, ini akan memperpanjang masa pemerintahannya yang sudah nyaris menginjak empat puluh tahun.
Pemerintah punya alasan sendiri untuk memadamkan internet. Mereka bilang ini demi mencegah disinformasi dan hasutan kekerasan yang bisa menyebar cepat. Tapi, langkah ini langsung disambut gelombang kritik. Bahkan PBB angkat bicara, menyebut tindakan itu "sangat mengkhawatirkan".
Museveni yang kini berusia 81 tahun, kali ini menghadapi lawan yang tak bisa dianggap remeh: Bobi Wine. Mantan musisi yang jadi politisi itu punya basis massa yang kuat, terutama di kawasan-kawasan miskin ibu kota Kampala. Wine sendiri sudah sejak lama menuding pemilu ini tak akan adil dan sarat dengan intimidasi.
Artikel Terkait
Bupati Tinjau Persiapan Lahan 300 Hektare untuk Kampung Produktif di Bone
Aubameyang Jadi Pahlawan, Marseille Balikkan Keunggulan Lyon 3-2 di Injury Time
Go Ahead Eagles Kalahkan Excelsior 1-0, Jonathans dan James Turun Bermain
Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026