Kabar duka datang dari RSPAD Gatot Soebroto, Senin pagi ini. Mantan Wakil Presiden RI, Try Sutrisno, tutup usia sekitar pukul tujuh pagi. Berita ini kemudian dikonfirmasi oleh sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara dan Paspampres.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pun menyampaikan ucapan belasungkawa. Rasa duka itu ia sampaikan langsung dari Jakarta.
"Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Turut berdukacita atas wafatnya almarhum Wapres ke-6 almarhum Bapak Try Sutrisno. Semoga almarhum husnul khatimah dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ujar Sigit.
Dia mengenang almarhum sebagai sosok yang jasanya begitu besar. Try Sutrisno, baginya, adalah tokoh senior yang layak jadi panutan.
"Selamat jalan pahlawan bangsa. Kita akan selalu mengenang seluruh teladan dan jasa baik beliau. Semoga diberikan tempat terbaik di sisi-Nya," tambahnya.
Informasi meninggalnya beliau beredar lewat pesan berantai dari keluarga dan BPIP. Isinya memohon maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidup, serta meminta doa agar amal ibadahnya diterima.
"Mohon dimaafkan segala kesalahan dan khilaf almarhum semasa hidup. Semoga amal ibadah Almarhum diterima di sisi Allah SWT. Kami mohon doa dari Bapak Ibu sekalian agar Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Amin, Amin, Amin YRA," begitu kira-kira bunyi pesan tersebut.
Menurut rencana, jenazah akan dimandikan terlebih dahulu di RSPAD. Setelah itu, dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, untuk disemayamkan.
Kepergian Try Sutrisno tentu meninggalkan duka yang mendalam. Bukan hanya bagi keluarga, tapi juga bagi bangsa yang pernah dipimpinnya.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 3.0 Guncang Tapanuli Selatan
DPR Minta Kejelasan Pemerintah soal Nasib RUU Inisiatif, Termasuk Perlindungan PRT
Kades dan Kontraktor Klaten Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Dana Renovasi Masjid Rp 203 Miliar
Iran Tegaskan Hak Nuklirnya Tak Bisa Ditawar, Desak AS Tunjukkan Itikad Baik