Sebanyak 358 jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 02 Debarkasi Banjarmasin telah tiba di Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji tahun 1447 Hijriah di Tanah Suci. Seluruh jemaah dalam kloter tersebut berasal dari Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Khairani, menyampaikan bahwa rombongan mendarat di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin sekitar pukul 15.30 Wita. Dari total 360 jemaah yang diberangkatkan, dua orang di antaranya terpaksa menunda kepulangan karena masih menjalani perawatan kesehatan di Arab Saudi.
“Semoga jemaah haji Kloter 02 yang dirawat di rumah sakit Arab Saudi segera sembuh sehingga dapat dipulangkan menyusul kloter lainnya,” ujar Eddy di Banjarmasin.
Menurutnya, fase pemulangan jemaah haji di Debarkasi Banjarmasin sejauh ini berjalan lancar hingga dua kloter. Seluruh jemaah yang telah tiba dilaporkan dalam kondisi cukup baik. Setibanya di asrama haji, mereka disambut dengan jamuan khas daerah, yakni soto Banjar, sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah masing-masing.
Pemerintah Kabupaten Banjar memfasilitasi transportasi bagi para jemaah untuk kembali ke daerah asal. Selanjutnya, penjemputan dilakukan oleh keluarga masing-masing. Eddy mengimbau para jemaah untuk tetap menjaga kesehatan setelah menjalani ibadah yang cukup melelahkan selama 40 hari di Tanah Suci.
“Jika kondisi kesehatan menurun atau bermasalah setelah kepulangan, segera kabarkan kepada kami agar segera ditangani,” ujarnya.
Pada musim haji tahun ini, Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memberangkatkan total 19 kloter. Rinciannya, 14 kloter berasal dari Kalimantan Selatan dan lima kloter dari Kalimantan Tengah, dengan jumlah keseluruhan 6.804 orang. Sementara itu, hingga saat ini tercatat enam orang jemaah haji asal kedua provinsi tersebut wafat di Tanah Suci, terdiri dari empat orang dari Kalimantan Selatan dan dua orang dari Kalimantan Tengah. Seluruh jemaah yang wafat telah dimakamkan di Arab Saudi sesuai ketentuan yang berlaku.
Artikel Terkait
Wakil Komisi IX DPR Apresiasi Moratorium Dapur Baru MBG, Minta Evaluasi dan Investigasi Keracunan Dibuka ke Publik
Ditjen Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Tunjuk Plh agar Layanan Tetap Optimal
Kuasa Hukum Paulus Tannos Kaji Banding Usai Gugatan Ekstradisi Ditolak Pengadilan Singapura
181 Kontingen Pesparawi Sulsel Siap Berlaga di Manokwari, Targetkan Prestasi di Ajang Nasional XIV