Rosenior Soroti Masalah Bola Mati dan Disiplin Usai Chelsea Tumbang dari Arsenal

- Senin, 02 Maret 2026 | 09:30 WIB
Rosenior Soroti Masalah Bola Mati dan Disiplin Usai Chelsea Tumbang dari Arsenal

London Derby ibu kota berakhir dengan pesta bagi Arsenal. Di sisi lain, kabut kekecewaan begitu pekat menyelimuti kubu Chelsea. Liam Rosenior, sang pelatih, tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya usai pertandingan.

Dalam wawancara dengan BBC Radio 5 Live, Rosenior dengan gamblang menyoroti dua titik lemah yang terus menghantui timnya: pertahanan bola mati dan kedisiplinan yang amburadul. Dua hal itulah, menurutnya, yang menggagalkan semua kerja keras mereka di lapangan.

"Frustrasi. Sungguh mengecewakan," ujarnya, memulai pembicaraan.

"Kalau kita tidak segera membereskan soal bola mati dan masalah disiplin ini, ya percuma. Semua permainan bagus yang kita tunjukkan tidak akan berarti apa-apa. Hasil yang kita inginkan pasti tidak akan datang," tegas Rosenior.

Ia mengeluh, kekalahan ini terasa lebih pahit karena persis di area yang sudah mereka latih secara intensif sepanjang pekan. "Ini harus kita atasi. Ada masalah fokus dan konsentrasi yang jelas. Kami berlatih bola mati terus-menerus, jadi sebagai manajer, kekalahan seperti ini sungguh sulit diterima," keluhnya.

Rosenior juga mengakui keunggulan Arsenal dalam hal tersebut. "Kami tahu itu salah satu senjata utama mereka. Tapi itu harus bisa dihentikan."

Namun begitu, ia merasa timnya sebenarnya tampil baik. Pola yang sama terus terulang. "Saya lelah dengan penampilan seperti ini. Melawan Burnley, kami seharusnya menang. Lalu lawan Leeds, kami bermain bagus tapi memberi mereka dua gol. Hari ini, tandang ke markas Arsenal dan tampil solid untuk sebagian besar pertandingan, tapi lagi-lagi kami yang memberikan dua gol ke lawan. Sangat mengecewakan."

Membahas kartu merah untuk Neto di menit ke-70, nada Rosenior tetap sama. Ceritanya tak berubah.

"Siapa pun yang menonton laga ini, atau dua pertandingan sebelumnya, pasti melihat dua hal yang sama: disiplin dan pertahanan bola mati. Itu yang harus kami perbaiki. Kalau bisa, musim ini masih bisa jadi musim yang sangat baik untuk kami," paparnya penuh harap.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar