Masalah tengkulak di kalangan nelayan itu seperti lingkaran setan. Sudah lama terjadi, dan sulit sekali diputus. Ketergantungan yang tinggi membuat posisi nelayan jadi lemah. Mereka seringkali tak punya pilihan lain.
Nah, untuk menjawab persoalan klasik ini, pemerintah punya satu program: Kampung Nelayan Merah Putih, atau yang biasa disingkat KNMP. Intinya, program ini ingin membangun ekosistem ekonomi yang utuh, dari hulu ke hilir, supaya kesejahteraan masyarakat pesisir benar-benar terdongkrak.
Menurut Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, inilah langkah konkret untuk mengatasi akar masalah.
Dia menambahkan, program ini diharapkan tak cuma menguatkan sektor riil kelautan, tapi juga jadi penopang ketahanan pangan nasional yang bersumber dari laut.
Jadi, fasilitas-fasilitas yang dibangun seperti gudang pendingin, pabrik es, bengkel kapal, galangan, sampai kios dan sentra kuliner bukanlah unit yang berdiri sendiri-sendiri. Semuanya dirancang sebagai alat produksi bersama, dikelola secara kolektif oleh nelayan.
Pendekatannya sendiri berbasis klaster. Maksudnya, pembangunannya tidak parsial. Semua saling terhubung antara KNMP Hub dan KNMP Penyangga dalam satu jaringan.
Artikel Terkait
MER-C dan Tim Pengacara Muslim Kecam Gugurnya Tiga Pasukan Perdamaian TNI, Desak Dibawa ke Mahkamah Internasional
Menteri ATR/BPN dan UIN Palu Sepakati KKN Tematik untuk Sertifikasi Tanah Wakaf
Walkout Wakil Bupati Lebak Picu Sorotan, Pemerintah Daerah Bantah dengan Data Kinerja
Pemerintah Luncurkan Delapan Butir Transformasi Budaya Kerja, Imbau WFH dan Efisiensi Energi