Di Sumatera Utara, upaya pemulihan pascabanjir dan longsor terus bergulir. Salah satu fokusnya adalah menyediakan tempat berteduh bagi warga yang rumahnya rusak parah. BNPB melaporkan, pembangunan hunian sementara atau huntara masih berlangsung aktif. Hingga Rabu kemarin, dari target lebih dari seribu unit, proses konstruksi sudah menjangkau 865 unit.
Yang menarik, sebanyak 27 unit di antaranya benar-benar sudah selesai dan bisa ditempati.
“Huntara yang telah selesai berada di Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 15 unit dan Tapanuli Utara sebanyak 12 unit,”
Demikian penjelasan Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, melalui sebuah rilis tertulis.
Namun begitu, huntara bukan satu-satunya opsi. Pemerintah punya skema lain buat warga yang memilih untuk nge-kost sementara atau mengungsi bersama sanak saudara. Mereka bisa mendapatkan bantuan tunai yang disebut Dana Tunggu Hunian atau DTH.
Artikel Terkait
Salam Ganesha yang Membawa Pulang: Sebuah Panggilan Setelah Dua Dekade
SBY Tegaskan AHY sebagai Satu-satunya Matahari yang Tentukan Arah Partai Demokrat
Gadis 13 Tahun Hilang Diduga Dibawa Kabur Pria yang Dikenal di TikTok
Dinginnya Harbin Tak Halangi Seniman Bali Ukir Kemenangan di Dunia Es