"Di Bungurberes ada 16 ekor domba yang digigit hewan yang kami curigai anjing liar. Delapan ekor mati dan delapan lainnya masih hidup," jelas Rofiq.
Dari pantauan di lapangan, mayoritas korban mengalami luka gigitan di area leher. Pola serangan seperti ini mengincar bagian vital memang khas dilakukan hewan pemangsa.
Untuk memastikan pelakunya, Diskanak Kuningan tak mau cuma berpatokan pada laporan. Mereka berencana turun langsung ke lokasi dalam waktu dekat.
"Besok rencananya kami akan turun ke lokasi untuk memastikan apakah ini serangan anjing liar, ajag, atau hewan buas lainnya," tuturnya.
Sambil menunggu kepastian itu, warga diimbau waspada. Mengamankan ternak di kandang yang lebih kuat menjadi langkah bijak untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Suasana mencekam masih terasa, dan semua berharap serangan susulan bisa dihindari.
Artikel Terkait
Dua Warga China Ditahan di Kalbar Usai Serang Anggota TNI di Lokasi Tambang
Habib Rizieq dan Massa Islam Desak Netflix Hapus Konten Pandji yang Disangkutkan dengan Salat
Menlu Sugiono: Diplomasi Indonesia Harus Berbasis Realisme di Tengah Dunia yang Abu-Abu
Malam itu, Jakarta Mulai Menghapus Jejak Monorel yang Mangkrak