murianetwork.com - Subaru Forester 2022 dan New Honda CR-V, keduanya hadir sebagai pilihan menarik di segmen SUV premium di Indonesia.
Harga keduanya berada di kisaran Rp500 jutaan, dan pertanyaannya adalah, mana yang lebih unggul?
Mari kita teliti perbandingan spesifikasi dan fitur kunci keduanya untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat.
Subaru Forester 2022 membawa mesin bertenaga dengan kode FB20 dan Boxer Engine.
Ditenagai oleh mesin 4-silinder 2.0L Naturally Aspirated (N/A), mobil ini menghasilkan tenaga sebesar 153,8 dk pada 6.000 rpm dan torsi 196 Nm pada 4.000 rpm.
Subaru Forester 2022 tidak hanya mengandalkan performa mesinnya.
Fitur-fitur unggulan termasuk X-Mode, Mode Snow/Dirt dan Deep Snow/Mud, Adaptive Cruise, Pre-Collision Braking, dan Lane Departure Warning.
Fitur-fitur keamanan canggih seperti Lane Keep Assist dan Subaru Rear-Vehicle Detection juga menjadi daya tarik tersendiri.
Sementara New Honda CR-V menawarkan dua opsi mesin, yaitu 2.0L SOHC i-VTEC dengan tenaga 151,8 dk dan 1.5L DOHC Turbo dengan tenaga mencapai 187,4 dk pada 5.600 rpm dan torsi 240 Nm pada rentang 2.000-5.000 rpm.
Honda CR-V memberikan variasi mesin yang cukup mengesankan
New Honda CR-V tidak kalah dengan fitur-fitur canggihnya. Tipe 1.5L Prestige Turbo hadir dengan Power Panoramic Sunroof, Honda Sensing, Sequential LED Turning Signal, dan Hands-Free Access Power Tailgate.
Sementara tipe 1.5L Turbo menawarkan layar sentuh 7" dengan Multi Angle Rear View Camera, kursi kulit, dan fitur hujan otomatis.
Dalam kategori harga, Subaru Forester menawarkan dua pilihan dengan harga yang bersaing, sementara Honda CR-V memberikan variasi tipe dengan penambahan fitur yang sebanding dengan harganya.
Harga Subaru Forester 2022
- Versi 2.0i-L: Rp579,5 Juta
- Versi 2.0i-S EyeSight: Rp659,5 Juta
Harga New Honda CR-V
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: rimbanews.com
Artikel Terkait
Chery Q Resmi Meluncur di Indonesia, Mobil Listrik Hatchback dengan Daya Tempuh 400 Kilometer
BYD Atto 1 Hadirkan Varian STD Seharga Rp199 Juta, Target Perluas Pasar Mobil Listrik Perkotaan
Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 42,5 Persen pada April 2026, Capai 14.815 Unit
Jetour G700 Seberangi Sungai Ekstrem Sepanjang 1,2 Kilometer dalam 10 Menit, Cetak Tiga Rekor Sekaligus