Gubernur Banten, Andra Soni, akhirnya angkat bicara menanggapi video viral itu. Menurutnya, upaya pengerasan jalan di kawasan yang masuk Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) itu memang sedang diupayakan. Namun begitu, prosesnya harus menyesuaikan status kawasan dan kondisi warga setempat yang masih tinggal di hunian sementara.
Penjelasan itu disampaikan Andra di Gedung Negara Provinsi Banten, Selasa (13/1). Ia mengungkapkan, anggaran untuk pekerjaan tersebut mencapai Rp 400 miliar, diambil dari anggaran perubahan tahun 2025. Bahkan, ada rencana penambahan dana untuk membangun infrastruktur jalan sepanjang 1,3 kilometer lebih lanjut.
Memang, pekerjaan sudah dimulai tahun lalu. Tapi ada kendala, terutama kelangkaan material. “Tahun ini diteruskan pengerasan jalannya. Jadi jalan ini dikerasin sampai betul-betul siap dibangun, ada tahapannya,” pungkas Andra.
Kini, masyarakat tinggal menunggu. Apakah janji dan tahapan itu akan benar-benar mengubah wajah tanah merah di perbatasan, menyambungnya dengan aspal mulus dari tetangga.
Artikel Terkait
Senior Residen Unsri Terancam DO Usai Pungli dan Eksploitasi Mahasiswi
Kesederhanaan yang Dijual, Dinasti yang Diraih: Potret Keluarga Pejabat di Mata Tere Liye
Siswa SMA Taruna Nusantara Ungkap Kesan Bertemu Presiden Prabowo
Gus Irfan Luncurkan Haji Ramah Perempuan, Petugas Wanita Ditambah Signifikan