Genangan air di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Pantauan di lokasi pada Selasa siang (13/1) mencatat, meski masih terlihat banjir, ketinggiannya terus menurun perlahan. Dari yang sempat mencapai 50-60 cm, kini tinggal sekitar 15-20 cm saja.
Lalu lintas di sana tetap padat, ya. Kendaraan melintas dengan sangat hati-hati, menghindari sisa-sisa genangan yang masih menggenang di beberapa titik jalan.
Di tengah kondisi itu, petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara tampak tak berhenti bekerja. Mereka memaksimalkan sejumlah pompa untuk menyedot air, berusaha mempercepat proses pengeringan.
Menurut penjelasan staf SDA setempat, Muhasan, banjir ini tak lepas dari dua faktor. Hujan deras yang mengguyur, ditambah lagi dengan fenomena luapan air laut yang terjadi sejak Senin (12/1) lalu.
Artikel Terkait
Di Persimpangan Kekuasaan: Ormas yang Berdiri di Luar atau Masuk ke Arena Politik?
Prabowo Langsung Tinjau IKN, Sinyal Komitmen atau Sekadar Kunjungan Seremonial?
Komisi II Buka Pintu untuk Revisi UU Pemilu, Usul Gabung dengan RUU Pilkada
LBH Ansor Bongkar Kelemahan Hukum Kasus Gus Yaqut