Bencana banjir dan longsor di Kudus kembali memakan korban jiwa. Kali ini, seorang balita berusia lima tahun, Ismi Najiba, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus Sungai Perak. Dengan penemuan ini, total korban tewas dalam musibah ini menjadi tiga orang.
Menurut keterangan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Semarang, Budiono, kejadiannya bermula Minggu sore lalu. Sekitar pukul setengah enam, Ismi sedang bermain sepeda di sekitar aliran sungai di Desa Karangbener, Kecamatan Bae.
“Kondisi jalan licin karena hujan. Sepedanya tergelincir, dan korban pun terjatuh ke sungai lalu langsung terbawa arus deras,”
ujar Budiono, Senin (12/1).
Mendengar kabar itu, satu tim SAR dari Pos Basarnas Jepara langsung dikerahkan. Mereka bergabung dengan tim gabungan untuk melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran sungai.
Pencarian berlangsung hingga keesokan harinya. Hasilnya, sekitar pukul 11.45 WIB, tim berhasil menemukan jenazah Ismi Najiba.
“Korban ditemukan sekitar 700 meter ke arah selatan dari titik awal kejadian. Kondisinya sudah tidak bernyawa, tertutup lumpur dan ranting-ranting yang ikut hanyut,”
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya dan Anggaran Rp51 Triliun: Hitung-hitungan yang Menggelisahkan
BMKG Ungkap Penyebab Hujan Masih Guyur Ibu Kota hingga Aceh
Banjir Surut di Jalan NIS, Tapi Kubangan Masuk ke Pemukiman
Viral di Medsos: 335 Triliun untuk Makan Siang atau 3,3 Juta Sarjana Gratis?