Surat edaran PDIP yang melarang kadernya ikut serta dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya mendapat tanggapan dari Partai Golkar. Sekjen partai beringin, Muhammad Sarmuji, menyatakan bahwa sejauh ini tidak ada kader partainya yang memanfaatkan program itu untuk kepentingan pribadi. Menurutnya, Golkar bersih-bersih saja.
"Setahu saya Golkar tidak ada yang memanfaatkan MBG," tegas Sarmuji kepada awak media, Sabtu (28/2/2026) lalu.
Ia melanjutkan, "Kalaupun ada satu dua yang memiliki SPPG, tujuannya cuma satu: membuat program ini berhasil dengan standard yang sudah ditentukan."
Bahkan Sarmuji sendiri mengaku tidak memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Meski begitu, harapannya sederhana: siapapun yang punya SPPG bisa membantu kesuksesan program pemerintah ini.
Soal kepemilikan SPPG oleh kadernya, Sarmuji bilang itu murni inisiatif pribadi. Baginya, urusan semacam itu tak perlu sampai dilaporkan ke partai. "Nggaklah. Masa semua urusan mesti lapor partai," ujarnya dengan nada santai. "Itu kan inisiatif orang per orang. Kami tidak menskemakan."
Namun begitu, ia tetap memberi peringatan. Sarmuji mengingatkan agar tidak ada satu pun kader yang menyimpang dalam pelaksanaannya. Integritas program yang menyasar gizi siswa ini, katanya, harus dijaga betul.
Artikel Terkait
Wakil Presiden Iran Sebut Gedung Putih Jadi Cabang Pelapor Israel
AKP Siti Elminawati Diusulkan Raih Penghargaan atas Dedikasi Tangani Kasus Perempuan dan Anak
Polisi Amankan Lima Pelaku Pembegalan Petugas Damkar dalam Penggerebekan Pesta Narkoba
Mendikbudristek Tegaskan Kampus Harus Bebas dari Segala Bentuk Kekerasan