MEDAN Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun harus berakhir dengan luka-luka setelah nekat mengejar pencuri di rumahnya. Kejadian yang memilukan ini berlangsung di Gang Prabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, pada Sabtu lalu.
Aksi nekat sang bocah itu terekam jelas oleh kamera pengawas. Rekaman itu pun kini beredar luas di media sosial, menggambarkan betapa beraninya si kecil. Sayangnya, pelaku tetap berhasil melarikan diri, meninggalkan korban dalam keadaan terluka.
Semuanya berawal ketika si pelaku mendatangi rumah dengan modus lama: menawarkan barang. Saat itu, anak itu sedang sendirian di rumah, menunggu jemputan. Pintu yang tidak dikunci menjadi celah. Saat korban pergi ke kamar mandi, pelaku pun masuk.
Dia langsung menggasak uang tunai dan sebuah telepon genggam milik orang tua korban. Tapi aksinya ketahuan.
Begitu keluar dari kamar mandi, si bocah melihat orang asing itu. Tanpa pikir panjang, dia langsung mengejar. Pelaku yang panik langsung melompat ke motornya dan mencoba kabur.
Dengan tubuh mungilnya, anak itu berusaha menghentikan pelarian si pencuri. Tangannya memegang kuat bagian motor. Namun, kekuatannya tak sebanding. Dia pun terseret di jalanan aspal. Sekitar dua puluh meter tubuhnya terguling.
Akibatnya, kaki sang anak lecet-lecet. Seragam sekolah putih merahnya yang dikenakan saat itu juga robek di beberapa bagian karena gesekan keras dengan aspal.
Menurut penuturan ayahnya, Darfan, saat kejadian dia sedang dalam perjalanan untuk menjemput. Rupanya, anaknya sudah pulang lebih awal dari perkiraan. Darfan pulang hanya untuk menemukan buah hatinya dalam kondisi trauma dan terluka.
Artikel Terkait
Prabowo Minta Guru Sekolah Rakyat Tampil Rapi, Bisa Libatkan TNI-Polri
Di Balik Pasal 397 KUHP Baru: Perlindungan atau Kriminalisasi bagi Nikah Siri?
Enam Jam Terjebak Macet: Perjalanan Cibinong-Kuningan yang Berubah Jadi Ujian Kesabaran
Anggaran Rp113 Miliar untuk Penataan Rasuna Said Dikritik: Mark Up atau Hitungan Keliru?