Tiang Listrik Miring di Pesawaran, Warga Cemas Ancaman Roboh

- Sabtu, 20 Desember 2025 | 22:18 WIB
Tiang Listrik Miring di Pesawaran, Warga Cemas Ancaman Roboh

Kondisi Tiang Listrik Miring di Pesawaran Bikin Warga Resah

Di Jalan Raya Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, sebuah pemandangan yang cukup mengkhawatirkan bisa disaksikan sejak Sabtu lalu. Sebuah tiang listrik terlihat dalam posisi miring, persis di pinggir jalan raya yang ramai dilintasi kendaraan. Untuk sementara, sebuah tiang penyangga dipasang guna menahan agar tidak semakin parah. Tapi, warga sekitar jelas-jelas tidak tenang.

Menurut Dodi, salah seorang warga, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama. "Udah lama itu miringnya," ujarnya. Kekhawatiran utamanya adalah keselamatan. Lokasinya yang di pinggir jalan dinilai sangat berisiko. "Serem pinggir jalan juga. Takutnya malah roboh menimpa warga yang melintas dia sana na," tambah Dodi dengan nada was-was.

Ia pun berharap instansi terkait segera turun tangan. Pasalnya, tiang yang sudah miring itu dianggap ancaman serius, apalagi jika cuaca sedang buruk. "Ini sangat berbahaya, terutama jika terjadi angin kencang atau hujan deras yang bisa menyebabkan tiang itu menjadi roboh. Kami berharap agar segera diperbaiki," pungkasnya.

Laporan mengenai hal ini rupanya sudah sampai ke pihak PLN. Darma Saputra, Manager Komunikasi PLN UID Lampung, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti.

“Informasi yang diterima akan kami cek langsung di lokasi,” kata Darma.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan hal-hal serupa. “Kami mengimbau apabila masyarakat mengetahui hal-hal yang berpotensi membahayakan terkait kelistrikan, agar dapat menyampaikan pengaduannya melalui aplikasi PLN Mobile.”

Kini, warga setempat menunggu tindak lanjut nyata. Mereka berharap perbaikan dilakukan sebelum hal-hal yang tidak diinginkan benar-benar terjadi.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar