"Pelaku sempat membawa kabur HP," ujar Darfan.
"Tapi karena takut aksinya menyeret anak saya diketahui warga, HP itu akhirnya dilempar oleh pelaku sebelum dia tancap gas. Tapi uang di dalam rumah sudah berhasil dibawa kabur," lanjutnya.
Modus pelaku memang terbilang klasik. Dia pura-pura menawarkan barang sekadar untuk memastikan apakah rumah dalam keadaan kosong atau tidak. Setelah yakin, aksinya pun dilakukan.
Kini, keluarga korban berniat melaporkan kejadian ini ke Polsek Medan Labuhan. Mereka membawa bukti rekaman CCTV yang cukup jelas menangkap wajah dan gerak-gerik pelaku.
"Keluarga berharap pihak kepolisian dapat segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku," kata Darfan.
"Agar tidak ada korban lain, terutama anak-anak di bawah umur yang menjadi sasaran kejahatan," harapnya.
Insiden ini tentu jadi pengingat yang keras bagi kita semua. Kewaspadaan harus selalu ditingkatkan, terutama soal keamanan rumah ketika anak-anak ditinggal sendirian, meski hanya sebentar.
Artikel Terkait
Pigai dan Guru Besar UGM Siap Debat HAM di TV Nasional
Buronan Diduga Supplier dan Penyokong Dana untuk Mantan Kapolres Bima Kota Ditangkap
Royce ONeale Bawa Phoenix Suns Kalahkan Lakers di Detik Terakhir
Polisi Tangkap Pria di Sinjai Timur Diduga Aniaya Tetangga Gara-gara Sapi Masuk Kebun