Musibah. Datangnya sering tak terduga, menghampiri siapa saja di mana saja. Itu adalah bagian dari hidup yang tak seorang pun bisa elakkan.
Namun begitu, yang membedakan respons kita adalah landasan iman. Bagaimana seorang muslim menyikapinya, tentu berbeda.
Allah SWT sudah mengingatkan dalam Al-Qur'an:
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 155)
Jelas sekali, ayat ini menegaskan bahwa ujian itu beragam bentuknya. Lapar, takut, kehilangan semua itu adalah bagian dari cobaan. Tapi kabar baiknya ditujukan untuk mereka yang bisa bersabar. Intinya, musibah adalah ujian standar untuk mengukur seberapa kokoh keimanan kita.
Nabi Muhammad Saw juga punya pandangan yang sangat manusiawi tentang hal ini. Beliau bersabda:
“Yang penting bukanlah apa yang menimpamu, tetapi bagaimana kamu menghadapinya.” (HR. Muslim)
Poinnya di sini bukan pada musibahnya sendiri. Bukan. Yang utama adalah respons kita. Apakah kita kolaps, atau justru bangkit? Dengan sabar dan syukur, sebuah musibah yang pahit bisa berubah jadi pembersih hati, pengangkat derajat.
Lalu, bagaimana caranya menghadapi saat-saat sulit itu? Pertama, terima dulu dengan lapang dada. Kemudian, panjatkan doa memohon kekuatan. Jangan lupa, tingkatkan ibadah dan kedekatan pada Allah. Dan yang sering terlupa: bantu orang lain yang juga kena musibah. Bersedekah, menolong, itu justru jadi penawar bagi diri sendiri.
Jadi, dari ayat dan hadits tadi, pesannya jelas. Musibah itu pasti. Kesiapan kitalah yang perlu diatur. Dengan bekal sabar, syukur, dan ikhtiar meningkatkan taqwa, kita berusaha lulus dari ujian-Nya.
Semoga kita semua diberi ketabahan. Diberi kemampuan untuk bersyukur dalam keadaan apa pun, sehingga iman kita justru makin bertambah. Amin.
Imam Nur Suharno, Pembina Korps Mubaligh Husnul Khotimah Kuningan, Jawa Barat.
Artikel Terkait
Raffi Ahmad Penuhi Amanah Terakhir Jupe, Bantu Ibunda yang Terpuruk Ekonomi
Ketua Ombudsman RI Ditahan sebagai Tersangka Kasus Korupsi Nikel
Unhas Tanggapi Laporan Pungli Terhadap Pengusaha Rental Papan Ucapan di Area Kampus
Warga Jemur Gabah di Badan Jalan Bypass Mamminasata, Lalu Lintas Tetap Ramai