“Kami mendukung perjuangan rakyat Iran untuk kebebasan dan mendoakan keberhasilan mereka,” kata Saar dalam sebuah wawancara.
“Kami yakin mereka layak mendapatkan kebebasan… Kami tidak memiliki permusuhan dengan rakyat Iran,” lanjutnya.
Masalahnya, jelas dia, adalah dengan pemerintahannya. Saar menuduh rezim di Teheran sebagai pengekspor ekstremisme, dan itulah sumber "masalah besar" yang dirasakan Israel.
Pernyataan Netanyahu ini sendiri muncul di tengah ketegangan yang makin memanas. Sebelumnya, seorang pejabat Iran sudah melepas peringatan keras: mereka akan menyerang target militer dan pelayaran AS jika Amerika Serikat berani menyerang Iran terlebih dahulu. Suasana memang sedang tidak tenang.
Artikel Terkait
Di Balik Gaduh KUHP Baru: Ketika Hukum Berubah Jadi Hantu di Ruang Publik
Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Pidie Aceh Pagi Ini
Jakarta Diguyur Hujan Sepanjang Hari, Waspada Petir Mengancam
ASEAN Buka Pintu untuk Mata Uang BRICS, Dominasi Dolar Mulai Tergoyang?