Manchester United tampaknya sudah menyiapkan rencana besar untuk bursa transfer musim panas mendatang. Kabarnya, mereka mengincar gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson, sebagai salah satu target utama. Krisis di lini tengah yang sudah berlangsung lama membuat klub berjuluk Setan Merah itu harus segera bertindak.
Menurut Fabrizio Romano, reporter senior GIVEMESPORT, minat United terhadap Anderson sangat serius.
"Dari Nottingham Forest, nama yang benar-benar mereka hargai, saya katakan mereka sangat menyukai, di Manchester United adalah Elliot Anderson," ungkap Romano dalam sebuah siaran di YouTube, Selasa lalu.
Alasannya jelas. Casemiro dipastikan pergi begitu kontraknya habis nanti. Sementara itu, kehadiran Manuel Ugarte dari PSG dinilai belum bisa menjawab masalah. Kobbie Mainoo memang bersinar, tapi itu belum cukup. Kedalaman skuad mereka masih terasa dangkal.
Di sisi lain, ada beberapa nama lain yang juga beredar di radar United. Mereka mencari pemain yang sudah punya jam terbang di Premier League. Selain Anderson, daftar itu mencakup Carlos Baleba dari Brighton, Sandro Tonali (Newcastle), Adam Wharton (Crystal Palace), dan Angelo Stiller yang bermain di Stuttgart.
Namun begitu, Anderson tampaknya punya tempat khusus. Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, bahkan menyebutnya sebagai pemain "elit". Musim ini, meski Forest berjuang keras, Anderson tampil impresif dengan 34 penampilan di semua ajang. Performanya itu yang membuat harganya melambung tinggi.
Nilai pasarnya disebut-sebut lebih dari £100 juta, atau sekitar Rp2,27 triliun. Angka yang fantastis, tapi sebanding dengan harga yang dibanderol untuk Baleba, Wharton, dan Tonali. Jika United benar-benar ngebet, mereka harus siap merogoh kocek dalam-dalam.
Sebagai opsi cadangan atau mungkin pelengkap United juga mengawasi rekan setim Anderson, Ibrahim Sangare. Gelandang bertahan setinggi 1,91 meter ini sering dibandingkan dengan legenda seperti Makelele dan Desailly. Karakter fisiknya yang kuat dan daya hancurnya di lini tengah dianggap mirip dengan Casemiro. Harganya pun kemungkinan lebih terjangkau dibanding Anderson.
Idenya sederhana: kombinasi Anderson dan Sangare bisa menyuntikkan kreativitas sekaligus stabilitas di jantung pertahanan United. Sebuah revolusi lini tengah yang mereka dambakan.
Romano sendiri menambahkan catatan penting.
"Anderson ada dalam daftar Manchester United, tapi dia bukan satu-satunya nama," tegasnya.
Keputusan akhir, tentu saja, akan bergantung pada banyak hal. Mulai dari kebutuhan skuad yang sebenarnya hingga tawar-menawar harga yang alot nanti. Satu hal yang pasti, musim panas 2026 ini berpotensi menjadi momen penting bagi United untuk membenahi bagian terlemah mereka, terutama setelah kepergian Casemiro.
Artikel Terkait
Alwi Farhan Incar Balas Dendam ke Alex Lanier di Semifinal Singapura Open 2026
Persib dan Borneo FC Resmi Wakili Indonesia di Piala Klub ASEAN 2026/2027, Persija dan Persebaya Tersingkir
FIFA Jatuhkan Sanksi Larangan Registrasi Pemain ke Persib Bandung
Persib Bandung Kena Sanksi Larangan Registrasi Pemain Baru FIFA Imbas Sengketa Kontrak Luis Milla